Breaking: Korban Jatuh ke BKT Jakarta Utara Ditemukan Usai 4 Jam Pencarian
JAKARTA UTARA — Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya bersama unsur SAR gabungan berhasil menemukan korban tenggelam di aliran DAS Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Utara, Rabu (29/4/2026).
Korban berinisial N (43), warga Taruma Jaya, Kabupaten Bekasi, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian intensif selama kurang lebih empat jam.
Direktur Polisi Air dan Udara Polda Metro Jaya, Mustofa, menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat.
“Setelah menerima informasi dari masyarakat, tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan untuk melakukan pencarian,” ujar Mustofa.
Peristiwa tersebut bermula saat korban dilaporkan jatuh ke aliran DAS BKT sekitar pukul 06.00 WIB. Informasi itu segera ditindaklanjuti oleh aparat dengan menerjunkan tim ke lokasi kejadian.
Dalam operasi pencarian, sebanyak 10 personel Ditpolairud diterjunkan dan bekerja sama dengan sejumlah instansi terkait, di antaranya Basarnas, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, serta dibantu warga setempat.
Tim gabungan melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai di sekitar titik awal korban dilaporkan hilang. Proses pencarian berlangsung intensif dengan memanfaatkan peralatan SAR air serta pemantauan di sejumlah titik yang dianggap rawan.
Setelah sekitar empat jam pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Jenazah kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.
Mustofa juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, khususnya saat beraktivitas atau berkendara di sekitar aliran sungai maupun kawasan rawan kecelakaan.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima saat berkendara. Apabila merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya beristirahat terlebih dahulu demi keselamatan bersama,” tutupnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan, terutama di lingkungan dengan risiko tinggi seperti aliran sungai dan jalur transportasi yang berdekatan dengan perairan.
Dengan sinergi yang kuat antara aparat dan masyarakat, proses pencarian korban dapat berjalan cepat dan efektif. Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan dan respons cepat dalam setiap situasi darurat.
Baca Juga
Komentar