Bhabinkamtibmas Jatirahayu Kawal Ketat Penyaluran Bantuan Pangan untuk 2.292 Warga
Pena Insight
Kota Bekasi, 2 Agustus 2025 — Sebanyak 2.292 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, menerima Bantuan Pangan Pemerintah (PBP) berupa beras. Penyaluran bantuan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (1/8) hingga Minggu (3/8/2025), dan mendapat pengawalan ketat dari jajaran Polsek Pondok Gede untuk memastikan proses berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.
Setiap keluarga mendapatkan dua karung beras, masing-masing seberat 10 kilogram, sebagai jatah untuk bulan Juni dan Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI dalam rangka mendukung ketahanan pangan sekaligus meringankan beban ekonomi warga.

Pengamanan dan pengawasan kegiatan dilakukan oleh AIPTU Mintra, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatirahayu. Sejak pagi, ia hadir untuk memastikan distribusi dilakukan sesuai jadwal bergelombang yang telah ditentukan panitia agar tidak terjadi penumpukan massa.
"Kehadiran kami untuk memastikan bahwa distribusi bantuan dilakukan secara adil, lancar, dan tidak menimbulkan kerumunan yang mengganggu ketertiban umum,” ujar AIPTU Mintra saat ditemui di Aula Kelurahan Jatirahayu.
Selama proses penyaluran, warga yang datang tampak tertib dan mengikuti arahan dari petugas kelurahan dan aparat keamanan. Warga juga merasa sangat terbantu dengan bantuan beras yang mereka terima.
“Saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah dan pihak kepolisian. Bantuan ini sangat meringankan beban keluarga kami, terutama dengan harga kebutuhan pokok yang naik turun,” kata Sri Wahyuni (47), warga Jatirahayu.

Kapolsek Pondok Gede, Kompol Bambang Sugiharto, SH., MH., menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama semua pihak. Ia menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program-program sosial adalah bentuk pelayanan publik yang humanis dan preventif.
"Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan bahwa program bantuan dari pemerintah bisa sampai kepada yang benar-benar membutuhkan tanpa hambatan,” tegasnya.
Bantuan pangan ini diharapkan menjadi penyambung kehidupan warga di tengah tantangan ekonomi pascapandemi dan fluktuasi harga pasar yang masih terjadi. Pemerintah daerah juga terus mengoordinasikan langkah-langkah teknis agar distribusi ke depannya semakin efisien dan transparan.
Penyaluran akan terus dipantau oleh aparat hingga Minggu (3/8), dan semua pihak yang terlibat diminta menjaga sinergi serta integritas dalam pelayanan publik.
Baca Juga
Komentar