BFF Festival 2025 Hadirkan Kolaborasi Beauty, Fashion, Fragrance
Pena Insight
Jakarta, 14 Agustus 2025 – Jakarta International Convention Center (JICC) menjadi pusat perhatian dunia gaya hidup dengan digelarnya Beauty, Fashion, and Fragrance Festival (BFF Festival) 2025 pada 15–17 Agustus 2025. Berlangsung dari pagi hingga malam, festival ini menghadirkan perpaduan unik antara industri kecantikan, mode, dan wewangian dalam satu panggung besar.
Diprakarsai oleh Hanifa Ambadar dan Novita Imelda, dua tokoh penting industri kreatif, BFF Festival 2025 bertujuan menjembatani kesenjangan antar sektor yang selama ini berjalan sendiri-sendiri. Tidak hanya menjadi ajang pameran, acara ini dirancang sebagai ruang diskusi, inovasi tren, kolaborasi kreator, dan penguatan ekosistem industri kreatif lokal.
Lebih dari 200 brand terkurasi berpartisipasi, mencakup label fashion seperti Tulola, Oemah Etnik, Isago, IKYK, NASL, Ria Miranda, KAMI., Ella & Glo, hingga Bocorocco. Sektor kecantikan dan wewangian diwakili oleh Wardah, Make Over, Labore, Bhumi, Somethinc, BLP, Jacquelle, Luxcrime, hingga Scent of Pluto dan Maison Garnet, yang siap memanjakan pengunjung dengan produk-produk unggulan.
Program acara festival ini dibuat kaya pengalaman. Mulai dari pameran kurasi produk, trunk show yang memadukan fashion dan kecantikan dalam storytelling visual, workshop interaktif bersama pakar industri, hingga musik dan hiburan hasil kolaborasi dengan Love Fest SCTV. BFF Festival juga menjadi wadah networking antara brand, kreator, dan konsumen untuk membuka peluang kolaborasi baru.
Sebagai sponsor utama, Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengambil peran penting dalam mendukung pertumbuhan industri kreatif. BRI menekankan nilai kualitas, keberlanjutan, dan inklusivitas, sekaligus menghadirkan beragam promo eksklusif untuk pengunjung. Mulai dari diskon 30% pembelian tiket reguler melalui aplikasi BRImo, voucher belanja hingga Rp 300 ribu, hingga hadiah logam mulia bagi nasabah tertentu.
Tidak hanya itu, BRI juga menawarkan reward saldo untuk pembukaan tabungan di lokasi acara, cashback hingga 20% untuk transaksi via BRImo di merchant festival, serta berbagai program lain yang dirancang untuk mendorong transaksi digital dan mendukung UMKM lokal di sektor lifestyle.
Hanifa Ambadar menegaskan bahwa festival ini bukan hanya tentang berbelanja, melainkan pengalaman menyeluruh yang menggabungkan estetika, inovasi, dan interaksi sosial. “Kami ingin menciptakan ruang di mana brand lokal bisa tumbuh sejajar dengan tren global, sambil tetap mengedepankan kualitas dan nilai budaya,” ujarnya.
Sementara itu, Novita Imelda menyoroti manfaat jangka panjang dari acara ini. Menurutnya, BFF Festival menjadi katalis bagi terciptanya jejaring bisnis baru, pertukaran ide kreatif, dan peluang kolaborasi lintas sektor. “Sinergi ini pada akhirnya akan memperkuat industri kreatif kita, baik dari sisi produk maupun pengalaman,” tambahnya.
BFF Festival 2025 diharapkan dapat menarik ribuan pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari pecinta fashion, beauty enthusiast, pelaku usaha, hingga investor yang mencari potensi kerja sama. Dengan konsep yang menggabungkan pameran, edukasi, dan hiburan, festival ini siap menjadi ikon baru peta acara lifestyle di Indonesia.
Dengan rangkaian acara yang terstruktur dan dukungan penuh dari berbagai pihak, BFF Festival 2025 menjadi momentum penting untuk mendorong kemajuan industri kreatif Indonesia. Festival ini mengajak publik untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga bagian dari gerakan kolaborasi yang membawa produk lokal ke level berikutnya.
Baca Juga
Komentar