Ana Luiza Mateus Tewas Jatuh dari Lantai 13, Kekasih Endreo Cunha Ditemukan Meninggal di Sel Tahanan. Kronologi Lengkap Jadi Sorotan Publik
Brasil—Kematian tragis ratu kecantikan Brasil, Ana Luiza Mateus, pada usia 29 tahun pada 22 April mengguncang publik dan komunitas pageant internasional. Insiden ini semakin memilukan setelah kabar bahwa kekasihnya, Endreo Cunha, yang sebelumnya ditahan atas dugaan femisida, ditemukan meninggal di dalam sel tahanan tak lama setelah penangkapannya.
Menurut laporan media lokal seperti CNN Brasil dan g1, Mateus ditemukan tewas setelah jatuh dari lantai 13 apartemennya di kawasan Barra da Tijuca, Rio de Janeiro. Polisi Militer yang tiba di lokasi menemukan tubuhnya di area servis gedung. Berdasarkan keterangan saksi, Mateus dan Cunha diketahui terlibat pertengkaran sejak sehari sebelum kejadian tragis tersebut.
Pihak berwenang kemudian menangkap Cunha dengan dugaan keterlibatan dalam kasus femisida — istilah yang digunakan untuk menggambarkan pembunuhan terhadap perempuan karena alasan berbasis gender. Namun, perkembangan kasus ini berubah drastis ketika Cunha ditemukan meninggal dunia di dalam sel tahanan. Polisi Sipil menyatakan dugaan awal bahwa ia meninggal akibat bunuh diri dengan cara asfiksia (kehabisan oksigen), meskipun penyelidikan masih terus berlangsung.
Kasus ini kini ditangani oleh Divisi Pembunuhan Departemen Kepolisian Ibu Kota, dengan proses penyelidikan yang mencakup pemeriksaan saksi-saksi serta pengumpulan bukti tambahan untuk mengungkap kronologi dan penyebab pasti kematian Mateus.
Di sisi lain, organisasi kontes kecantikan Miss Cosmo Brasil menyampaikan duka mendalam melalui unggahan resmi di Instagram. Dalam pernyataannya, mereka mengenang Mateus sebagai sosok muda berbakat yang tengah membangun karier di dunia pageant dengan dedikasi tinggi. Ia dijadwalkan mewakili negara bagian Bahia dalam ajang Miss Cosmo Brazil tahun ini.
“Berita ini kami terima dengan kesedihan dan keterkejutan. Kami berdiri bersama keluarga dan sahabatnya,” tulis pernyataan tersebut. Mereka juga menekankan bahwa tragedi ini harus menjadi refleksi serius terhadap meningkatnya kekerasan terhadap perempuan di Brasil, khususnya kasus femisida yang masih kerap terjadi.
Selain aktif di dunia kecantikan, Mateus juga dikenal sebagai seorang psikolog dan figur publik di media sosial dengan lebih dari 40 ribu pengikut. Ia kerap membagikan konten seputar gaya hidup, modeling, dan perjalanan kariernya di dunia pageant. Unggahan terakhirnya pada Februari lalu kini dipenuhi komentar duka dari para penggemar yang kehilangan sosok inspiratif tersebut.
Kasus ini kembali menyoroti isu kekerasan terhadap perempuan yang masih menjadi tantangan besar di berbagai negara, termasuk Brasil. Pihak berwenang diharapkan dapat mengusut tuntas peristiwa ini, sementara masyarakat luas didorong untuk semakin sadar dan aktif dalam mencegah kekerasan berbasis gender.
Baca Juga
Komentar