Airlangga Bantah Data Ekonomi Dipoles, Ini Faktanya
Pena Insight
Jakarta, 7 Agustus 2025 – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menepis tudingan bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) memoles data pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ia menegaskan bahwa seluruh angka yang dipublikasikan bersumber dari BPS dan mencerminkan kondisi riil di lapangan.
Dalam pernyataannya, Airlangga menyebut konsumsi masyarakat tumbuh 4,97%, dan memberi kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), yakni sebesar 54%.
“Data ini valid, dan bukan manipulasi. Semua berbasis pada pengukuran resmi,” ujar Airlangga dalam keterangan tertulis, Rabu (6/8).
Selain konsumsi, sektor investasi juga mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 6,99%, disertai peningkatan aktivitas ekonomi digital. Transaksi ritel dan uang elektronik naik, masing-masing 6,26%, sementara transaksi di platform marketplace tumbuh 7,55% secara kuartalan (qtq).
Ia juga menyoroti efek diskon transportasi yang mendorong lonjakan wisatawan. Data menunjukkan wisatawan domestik tumbuh 22,3%, sementara wisatawan asing naik 23,32%.
Lebih jauh, Airlangga memaparkan bahwa hingga pertengahan 2025, program pemerintah telah menciptakan hampir 3,6 juta lapangan kerja baru, menjadi sinyal positif bagi pemulihan ekonomi nasional.
“Semua data ini justru menunjukkan optimisme. Kita berada di jalur yang benar,” pungkasnya.
Baca Juga
Komentar