Wawali Harris Bobihoe: Atlet Muda Taekwondo Siap Ukir Prestasi di Tingkat Nasional dan Internasional
KOTA BEKASI — Sebanyak 365 atlet taekwondo dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat berpartisipasi dalam Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat Tahun 2026. Kegiatan ini digelar di GOR Bang Yan, Kota Bekasi, mulai 31 Oktober hingga 2 November 2025.
Ajang tersebut menjadi momentum penting bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengukir prestasi bagi daerah masing-masing.
Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, hadir dan secara resmi membuka pelaksanaan babak kualifikasi tersebut pada Jumat (31/10/2025). Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berperan aktif menyukseskan kegiatan olahraga tingkat provinsi ini.

“Kami atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kota Bekasi menyampaikan terima kasih kepada panitia, pengurus Taekwondo Indonesia, serta seluruh atlet yang telah berlatih keras dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Harris dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah pembinaan karakter, kedisiplinan, serta semangat juang bagi generasi muda.
“Ajang seperti ini merupakan kawah candradimuka bagi para atlet muda untuk mengukur kemampuan dan mental bertanding. Semoga dari sini lahir juara-juara baru yang mengharumkan nama Jawa Barat, khususnya Kota Bekasi,” tutur Harris.
Menurutnya, Pemerintah Kota Bekasi terus memberikan dukungan bagi perkembangan dunia olahraga. Dukungan itu tidak hanya dalam bentuk fasilitas, tetapi juga pendampingan dan pembinaan berkelanjutan melalui cabang olahraga (cabor) di bawah naungan KONI.
Dalam babak kualifikasi kali ini, terdapat 24 nomor pertandingan yang dipertandingkan. Rinciannya, 16 nomor kategori kyorugi (tarung) dan 8 nomor kategori poomsae (jurus).
Setiap nomor pertandingan akan meloloskan delapan besar atlet terbaik untuk maju ke Porprov XV Jawa Barat tahun 2026. Namun demikian, pada pelaksanaan Porprov mendatang, jumlah peserta per nomor akan diperluas sehingga persaingan menjadi lebih kompetitif.
Ketua Panitia Pelaksana, Rudi Hartono, menyebutkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. Seluruh kontingen datang dengan semangat untuk memberikan hasil maksimal bagi daerahnya.
“Kami melihat semangat luar biasa dari para atlet, pelatih, hingga official. Meskipun babak kualifikasi, atmosfer pertandingannya sudah sekelas kejuaraan nasional,” ujarnya.
Rudi juga memastikan seluruh pertandingan dilaksanakan sesuai aturan Taekwondo Indonesia dengan dukungan wasit berlisensi nasional. Panitia berkomitmen menjaga profesionalitas dan sportivitas sepanjang pelaksanaan kejuaraan.
Selain sebagai ajang seleksi, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi antar atlet, pelatih, dan pengurus taekwondo se-Jawa Barat. Hal tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antar daerah dalam pembinaan olahraga bela diri ini.
Harris Bobihoe menilai, semangat yang ditunjukkan para atlet muda harus terus dijaga. Ia berharap ke depan, Kota Bekasi dapat menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan olahraga bergengsi lainnya.
“Bekasi punya potensi besar di bidang olahraga. Kita ingin menjadikan Bekasi sebagai salah satu pusat lahirnya atlet berprestasi nasional dan internasional,” tegasnya.
Di sisi lain, masyarakat diharapkan ikut memberi dukungan moral kepada para atlet yang sedang berjuang membawa nama daerah. Pemerintah kota juga berkomitmen terus memperbaiki sarana olahraga agar pembinaan dapat berjalan optimal.
Kegiatan babak kualifikasi Porprov XV Jabar ini menegaskan bahwa Kota Bekasi siap menjadi pusat kegiatan olahraga tingkat provinsi dan nasional, sekaligus melahirkan atlet muda yang tangguh, berkarakter, dan berdaya saing global.
Baca Juga

Komentar