Warga Diajak Jaga Lingkungan Lewat Kongkow Kamtibmas, Strategi Bhabinkamtibmas Jatiranggon Bangun Keamanan Kolektif
Pena Insight
Kota Bekasi, 28 Juli 2025 — Dalam rangka memperkuat kemitraan antara aparat kepolisian dan masyarakat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatiranggon, Aiptu Henry Marpaung, menginisiasi kegiatan bertajuk Kongkow Kamtibmas di Jalan Mesjid 2 RT 01 RW 03, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi. Acara yang digelar pada Senin pagi pukul 10.20 WIB ini menjadi ruang diskusi santai namun bermuatan penting, khususnya soal keamanan dan ketertiban lingkungan.
Kongkow Kamtibmas hadir sebagai inovasi pendekatan dialogis yang bertujuan mendekatkan polisi dengan masyarakat, bukan sekadar patroli atau imbauan satu arah. Aiptu Henry duduk berdampingan dengan warga, mengajak mereka berbagi persoalan dan solusi bersama demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Dalam sesi perbincangan tersebut, Aiptu Henry menekankan bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. Ia mendorong warga untuk lebih waspada dan aktif menjaga lingkungannya, mulai dari pengawasan anak-anak, menjaga kendaraan pribadi, hingga pelaporan terhadap aktivitas mencurigakan.
“Keamanan bukan hanya urusan polisi. Seluruh elemen masyarakat harus terlibat. Mari kita mulai dari hal kecil, seperti memastikan kendaraan dikunci ganda dan anak-anak tidak terlibat tawuran atau penyalahgunaan narkoba,” ujar Henry dalam penyampaiannya.
Tak hanya memberikan imbauan, Aiptu Henry juga menyisipkan pesan-pesan humanis yang membangun kedekatan emosional dengan warga. Pendekatan ini dinilai lebih efektif dibandingkan hanya penyuluhan formal, karena langsung menyentuh persoalan keseharian masyarakat.
Antusiasme warga terlihat dalam partisipasi aktif mereka. Banyak yang menyampaikan keluhan, berbagi pengalaman, hingga memberikan masukan kepada polisi untuk perbaikan sistem keamanan lingkungan. Pendekatan dialogis ini membuat masyarakat merasa lebih dilibatkan dalam proses menjaga ketertiban.
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Polsek Jatisampurna untuk menerapkan community policing yang lebih inklusif. Kapolsek IPTU Musanif menegaskan bahwa kegiatan seperti Kongkow Kamtibmas akan menjadi agenda rutin demi membangun kepercayaan publik dan mendorong partisipasi masyarakat.
“Kami ingin warga merasa aman bukan karena banyaknya patroli, tapi karena tumbuhnya kesadaran kolektif untuk saling menjaga,” tegas IPTU Musanif menutup sesi kegiatan.
Kongkow Kamtibmas bukan hanya wadah diskusi, tetapi juga simbol kolaborasi nyata antara polisi dan masyarakat. Di tengah meningkatnya isu keamanan lokal, kegiatan seperti ini menjadi contoh konkret dari kepolisian yang adaptif dan berpihak pada kebutuhan warga.
Kehadiran Bhabinkamtibmas yang aktif di lapangan juga menjadi manifestasi komitmen Polri dalam menjawab dinamika sosial di tingkat akar rumput. Dengan strategi partisipatif, keamanan tidak lagi dipaksakan dari atas, tetapi dibangun dari kesadaran bersama di level terbawah.
Baca Juga
Komentar