Wali Kota Tri Adhianto Ajak Lansia Bergembira dan Berdaya di Keriyaan Lansia Kota Bekasi 2025
Kota Bekasi — Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengajak para lanjut usia (lansia) untuk bergembira, aktif, dan terus berkontribusi dalam kehidupan sosial masyarakat melalui kegiatan “Keriyaan Lansia” Kota Bekasi 2025. Kegiatan ini akan mencapai puncaknya pada 1 November mendatang dan menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Bekasi dalam memperkuat perhatian terhadap kesejahteraan lansia.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Bekasi bersama jajaran Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), para kader posyandu lansia, dan ratusan peserta dari berbagai kecamatan. Semangat kebersamaan tampak jelas sejak awal kegiatan, menunjukkan bahwa usia bukanlah batas untuk tetap produktif dan bahagia.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tri Adhianto mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang berperan dalam penyelenggaraan kegiatan. Ia menilai, kehadiran para lansia dalam kehidupan masyarakat menjadi pilar penting dalam menjaga nilai-nilai sosial dan moral di tengah perubahan zaman.
“Pemerintah Kota Bekasi akan terus menghadirkan kebijakan dan kegiatan yang berpihak kepada peningkatan kualitas hidup para lansia. Mereka bukan sekadar penerima manfaat, tetapi bagian dari kekuatan sosial yang aktif dan berdaya,” tutur Tri.
Tri juga menyampaikan bahwa kegiatan “Keriyaan Lansia” ini merupakan hasil kerja sama lintas sektor, melibatkan unsur pemerintah, masyarakat, serta berbagai komunitas yang peduli terhadap kesejahteraan lansia. Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih mengakar kuat di Kota Bekasi.
Menariknya, kegiatan ini dilaksanakan tanpa menggunakan dana APBD, melainkan dengan semangat swadaya masyarakat dan kolaborasi berbagai pihak. Sebanyak 500 lansia dari total 1.800 yang terdaftar mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari lomba menyanyi, paduan suara, hingga pertunjukan seni tradisional dari berbagai kecamatan.
Tri menilai, kolaborasi seperti ini harus terus dijaga dan diperkuat agar Kota Bekasi mampu menciptakan lingkungan sosial yang inklusif dan saling mendukung. “Semangat gotong royong ini luar biasa. Tahun depan, kami akan mendukung lebih besar melalui alokasi APBD agar kegiatan serupa bisa lebih meriah dan menjangkau lebih banyak peserta,” ujarnya.
Selain hiburan, kegiatan “Keriyaan Lansia” juga menjadi wadah edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental di usia lanjut. Para peserta mendapatkan motivasi dan penyuluhan ringan dari tenaga kesehatan serta pendamping posyandu lansia di wilayah masing-masing.
Suasana keceriaan tampak sepanjang acara. Para lansia terlihat antusias mengikuti setiap kegiatan, bahkan beberapa di antaranya menampilkan bakat seni yang memukau. Dukungan keluarga dan masyarakat sekitar turut menambah semangat mereka untuk tetap aktif dan percaya diri.
Menurut Wali Kota Tri, keberadaan lansia yang bahagia dan sehat mencerminkan kualitas sosial masyarakat yang baik. Ia menyebut bahwa lansia bukan beban pembangunan, melainkan sumber inspirasi bagi generasi muda untuk meneladani nilai-nilai ketulusan dan tanggung jawab.
“Kami ingin para lansia menjadi contoh bagi generasi berikutnya, terutama dalam menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong di lingkungan masing-masing,” kata Tri dengan penuh semangat.
Tri juga menambahkan, program-program pemberdayaan lansia akan terus diperluas, baik melalui kegiatan komunitas maupun kerja sama antarinstansi. Pemerintah Kota Bekasi bertekad menjadikan lansia sebagai bagian aktif dalam pembangunan sosial kota yang inklusif dan berkelanjutan.
Ia berharap masyarakat semakin menghargai peran lansia dan memberi ruang bagi mereka untuk tetap berpartisipasi dalam kegiatan sosial maupun lingkungan. “Lansia kita harus terus diberi ruang untuk berdaya. Mereka punya pengalaman hidup yang bisa menjadi pembelajaran berharga,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Tri juga mengundang seluruh lansia di Kota Bekasi untuk menghadiri puncak perayaan “Keriyaan Lansia” pada 1 November 2025. Ia memastikan bahwa kegiatan tersebut akan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dan kegiatan interaktif yang dirancang khusus untuk para lansia.
Pemerintah Kota Bekasi, kata Tri, ingin memastikan bahwa setiap lansia merasa dihargai, diakui, dan memiliki kesempatan yang sama untuk terus berkembang. “Ini saatnya para lansia bergembira, berdaya, dan bahagia bersama keluarga besar Kota Bekasi,” pungkasnya.
Dengan semangat “Lansia Smart, Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermanfaat”, kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam membangun masyarakat yang peduli dan harmonis. Kota Bekasi berharap kegiatan serupa akan terus digelar secara rutin dan menjadi agenda kebanggaan bagi warganya.
Kegiatan “Keriyaan Lansia” pun diakhiri dengan sesi foto bersama dan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba. Sorak bahagia para peserta menjadi penutup manis yang menggambarkan betapa besar makna kebersamaan di usia senja.
Baca Juga
Komentar