Tri Ardhianto Beri Ruang dan Fasilitas Lintasan Balap Anak Muda
Kota Bekasi - Tri Ardhianto menekankan perlu adanya langkah nyata dalam memberikan ruang aman bagi anak-anak dan remaja yang memiliki minat di dunia balap. Menurutnya, jika hobi ini diarahkan dengan benar, maka bisa menjadi kegiatan positif dan mengurangi potensi balap liar di jalan raya.
Dalam wawancara senin (29/09/2025), ia menyebut ada dua hal utama yang harus diperhatikan, yakni proses penyadaran dan pengawasan. Edukasi kepada generasi muda dinilai sangat penting agar mereka memahami batasan, sekaligus menyadari bahaya balap liar.
Selain edukasi, pengawasan yang konsisten juga dibutuhkan. Menurut Tri, kegiatan ini tidak bisa hanya sekali dilakukan, melainkan harus berkelanjutan agar dampaknya benar-benar terasa.
Namun, penyadaran dan pengawasan saja dinilai tidak cukup. Tri menilai, anak-anak yang hobi balap tetap membutuhkan ruang tersendiri untuk menyalurkan minat mereka. Tanpa ruang itu, mereka bisa kembali ke jalanan yang berbahaya.
Saat ini, salah satu alternatif lintasan berada di kawasan Vida. Meski begitu, panjang lintasan hanya sekitar 500 meter, sehingga dinilai masih kurang memadai untuk aktivitas balap yang aman dan tertata.
Tri bersama sejumlah pihak berupaya mendorong penambahan panjang lintasan tersebut. Ia juga menyebut pemerintah siap hadir untuk mendukung peningkatan infrastruktur yang dibutuhkan.
Selain Vida, ia menyinggung adanya lahan di wilayah harapan indah Kabupaten yang sampai saat ini belum dimanfaatkan. Lahan tersebut dinilai cukup strategis untuk dijadikan lintasan sementara. karena di nilai memang wilayah harapan indah dekat transera menjadi tempat anak motor untuk bisa berkumpul dengan anak motor lainnya.
Tri menegaskan, yang dibutuhkan bukan hanya sirkuit resmi, melainkan lintasan sederhana yang bisa diakses anak-anak muda. Dengan adanya ruang itu, mereka bisa tetap berlatih dan menyalurkan hobi tanpa membahayakan diri sendiri maupun orang lain sekitar di jalan umum.
Ia juga berharap kolaborasi dengan berbagai pihak bisa berjalan, baik pemerintah, komunitas otomotif, hingga pengelola kawasan. Dengan sinergi tersebut, keberadaan lintasan balap bisa lebih cepat terwujud.
Menurutnya, memberikan wadah positif untuk anak muda sama artinya dengan mengurangi masalah sosial di jalanan. Balap liar bukan hanya mengganggu ketertiban, tetapi juga berisiko tinggi terhadap keselamatan.
Dengan adanya fasilitas lintasan yang aman dan terjangkau, Tri optimistis minat balap anak muda dapat diarahkan ke jalur yang benar. dengan ajakan agar semua pihak bersama-sama mendukung upaya ini demi menciptakan ruang aman sekaligus menumbuhkan bakat di bidang otomotif.
Baca Juga
Komentar