TNI-POLRI Bersatu Latih Linmas Bintarajaya: Wujud Nyata Sinergi Keamanan Lingkungan
Pena Insight
Bekasi, 4 Agustus 2025 – Upaya meningkatkan keamanan berbasis masyarakat di Kota Bekasi semakin nyata. Sinergitas antara TNI dan POLRI kembali ditunjukkan lewat pelatihan dasar kepada anggota Satuan Linmas Kelurahan Bintarajaya, Kecamatan Bekasi Barat, Senin pagi (4/8).
Bertempat di Lapangan Volly Komplek Puri Idaman RT.06 RW.03, pelatihan ini dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas Aipda Iwan Paroni dan Babinsa Serka Maryanto. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen dua institusi negara dalam memperkuat peran Linmas sebagai garda terdepan pengamanan wilayah kelurahan.
Tujuan utama dari pelatihan ini adalah membentuk kedisiplinan, kekompakan, dan kesiapsiagaan para anggota Linmas agar mampu mendukung tugas-tugas keamanan dan ketertiban masyarakat secara profesional.
“Pelatihan ini bukan sekadar rutinitas, tapi bagian dari investasi sosial kita dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib,” ujar Aipda Iwan di sela kegiatan.
Dalam sesi pelatihan, para anggota Linmas mendapatkan latihan dasar baris-berbaris (PBB) untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan koordinasi kelompok. Latihan semacam ini dinilai penting sebagai pondasi mental dan fisik anggota Linmas yang sehari-hari bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Selain latihan fisik, sinergi TNI-POLRI juga mencakup transfer nilai-nilai kepemimpinan, tanggung jawab, dan kewaspadaan terhadap potensi gangguan sosial di tingkat lokal.
“Linmas bukan hanya penjaga pos ronda, mereka bagian penting dari sistem keamanan komunitas. Perlu pembekalan agar mereka bisa menjadi teladan dan penengah di lingkungannya,” kata Serka Maryanto.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari Pemerintah Kelurahan Bintarajaya yang menilai pelatihan seperti ini harus dilakukan secara berkala dan berkesinambungan. Pelatihan tak hanya mengasah fisik, tapi juga mentalitas tanggap dan peduli terhadap situasi lingkungan.
Dengan meningkatnya kapasitas Linmas, diharapkan ada efek domino positif terhadap kesadaran warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tingkat RT/RW. Partisipasi masyarakat pun akan terdorong melalui contoh konkret yang diberikan oleh anggota Linmas.
Sinergi seperti ini menegaskan bahwa stabilitas wilayah tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan hasil kolaborasi semua elemen—termasuk warga, Linmas, dan unsur pemerintahan lokal—yang bekerja dengan semangat gotong royong.
Baca Juga
Komentar