Satgas Pangan Polda Metro Jaya Cek Harga dan Stok Beras di Superindo Mayestik
Pena Insight
Jakarta, 26 Agustus 2025 – Satgas Pangan Daerah Polda Metro Jaya bersama Satgas Pangan Mabes Polri melakukan pengecekan langsung terhadap harga dan ketersediaan beras di salah satu retail modern, Superindo Kamaja Mayestik, Jakarta Selatan, Senin (25/8/2025).
Kegiatan pengawasan ini dipimpin jajaran Satgas Pangan, di antaranya AKBP Muh Ardila Amry, AKP Nahal Rizaq, dan IPTU Gilang Nugroho, dengan didampingi sejumlah personel. Sebelum turun ke lapangan, tim terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak manajemen Superindo untuk mendapatkan data pasokan dan distribusi beras.
Dari hasil pengecekan, stok beras di Superindo Kamaja Mayestik dipastikan aman dengan ketersediaan sekitar 3,5 ton dari berbagai merek. Harga beras juga dipastikan sesuai ketentuan pemerintah, khususnya jenis yang terikat Harga Eceran Tertinggi (HET).
Adapun harga beras yang dipantau Satgas Pangan, antara lain Beras Sentra Ramos Premium Rp 74.500 (sesuai HET), Beras Anak Raja Premium Rp 94.890, Beras Sumo Khusus Medium (Kuning) Rp 92.990, Beras Sumo Khusus Premium (Merah) Rp 99.990, Beras Cantik Manis Pandan Wangi Rp 117.490, Beras Topi Koki Premium (Biru) Rp 140.790, dan Beras Topi Koki Premium (Orange) Rp 129.890.
Meski stok dinyatakan aman, Satgas menemukan adanya keterbatasan pasokan dari beberapa produsen besar. Food Station, misalnya, sudah tidak lagi memasok beras ke outlet tersebut, sementara Sania Group pada bulan Agustus hanya memasok terbatas sebanyak tujuh karung. Kondisi ini sempat diperparah dengan kosongnya beras SPHP sejak 18 Agustus 2025.
Namun, pada Senin pagi (25/8), stok beras SPHP kembali masuk dan sudah dipajang di rak Superindo. Kehadiran beras SPHP diharapkan dapat menstabilkan harga sekaligus memberikan alternatif pilihan bagi masyarakat.
Untuk mempercepat distribusi dan memastikan ketersediaan, Satgas Pangan berencana menggelar rapat koordinasi bersama Perum Bulog Kanwil DKI-Banten, Aprindo, dan Perumda Pasar Jaya. Rapat ini ditujukan untuk memperluas penyaluran beras SPHP, baik ke retail modern maupun pasar tradisional.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, menegaskan bahwa pengawasan stok beras akan dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, kehadiran Satgas Pangan di lapangan adalah upaya konkret dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah Jabodetabek.
“Stok beras di Superindo Kamaja Mayestik aman sekitar 3,5 ton dengan harga sesuai ketentuan. Memang sempat terjadi kekosongan beras SPHP, namun hari ini stok sudah kembali tersedia. Ke depan, Satgas Pangan akan berkoordinasi dengan pihak Superindo maupun produsen untuk memastikan distribusi berjalan lancar,” kata Ade Safri.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Satgas Pangan Polda Metro Jaya tidak akan ragu mengambil tindakan tegas jika ditemukan adanya praktik penimbunan atau penyimpangan distribusi yang dapat merugikan masyarakat.
Baca Juga
Komentar