Ratusan Jakmania Padurenan Tumpah Ruah! Polisi Kawal Ketat Nobar Persija vs Persib, Laga Panas Berakhir Aman
Kota Bekasi — Suasana panas khas rivalitas klasik Persija Jakarta melawan Persib Bandung terasa hingga ke Kota Bekasi. Ratusan suporter Persija yang tergabung dalam Jakmania Sub Koordinator Wilayah Bantargebang menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan big match Liga 1 tersebut di Cafe Reka Vida, Jalan Alun-Alun Selatan, Kelurahan Padurenan, Kecamatan Mustika Jaya, Minggu (11/1/2026).
Namun di balik euforia dan sorak sorai pendukung, aparat kepolisian hadir memastikan satu hal penting: keamanan tetap terjaga, suasana kondusif, dan tidak ada ruang untuk gesekan rivalitas.
Polsek Bantar Gebang menerjunkan personel untuk memberikan pelayanan pengamanan selama kegiatan nobar berlangsung. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi potensi gangguan ketertiban, mengingat laga Persija kontra Persib dikenal sebagai salah satu pertandingan dengan tensi tertinggi di sepak bola nasional.
250 Jakmania Nobar, Atmosfer Serasa Stadion
Nobar yang diselenggarakan oleh Sporter Persija Jakmania Sub Korwil Bantargebang ini diikuti sekitar 250 peserta. Kegiatan dipimpin oleh penyelenggara, M. Ade Sofian, yang sejak awal berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat.
Sejak sore hari, para suporter sudah mulai memadati area Cafe Reka Vida. Mereka datang mengenakan jersey oranye khas Persija, membawa atribut, syal, hingga bendera kebanggaan. Yel-yel dukungan menggema, menciptakan atmosfer yang hampir menyerupai stadion.
Ketika pertandingan dimulai, sorak sorai pecah di setiap peluang yang tercipta. Puncaknya terjadi saat Persija berhasil mencetak gol semata wayang yang memastikan kemenangan 1-0 atas Persib Bandung. Teriakan kemenangan menggema, pelukan antarsuporter terjadi, dan suasana euforia menyelimuti lokasi nobar.
Meski atmosfer penuh semangat, situasi tetap terkendali. Tidak ada provokasi, tidak ada gesekan, dan tidak ada tindakan yang mengarah pada gangguan keamanan.
Polisi Siaga, Antisipasi Rivalitas
Pelayanan pengamanan dipimpin oleh Aiptu Robertus Setiawan, Panit 3 Samapta Polsek Bantar Gebang, bersama sejumlah personel lainnya. Mereka berjaga sejak sebelum acara dimulai hingga kegiatan berakhir.
Pengamanan dilakukan dengan pola preventif. Petugas memantau titik masuk lokasi nobar, mengawasi kerumunan, serta memastikan tidak ada individu membawa benda berbahaya. Selain itu, komunikasi aktif dengan panitia penyelenggara terus dilakukan guna memastikan setiap potensi gangguan dapat dicegah sejak dini.
Kapolsek Bantar Gebang, Kompol Sukadi, SH, MM, dalam pernyataan terpisah menyampaikan bahwa kegiatan pelayanan pengamanan berjalan dengan lancar.
“Pelayanan pengamanan nobar Persija melawan Persib di wilayah Padurenan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada gangguan maupun insiden selama kegiatan berlangsung,” ujar Kompol Sukadi.
Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi bukan untuk membatasi ekspresi suporter, melainkan memastikan kegiatan hiburan masyarakat dapat berjalan dengan nyaman dan aman.
Sinergi Polisi dan Komunitas Suporter
Keberhasilan pengamanan nobar ini tak lepas dari sinergi antara kepolisian dan komunitas suporter. Panitia penyelenggara dinilai kooperatif dalam mematuhi arahan aparat, mulai dari pengaturan area, larangan membawa senjata tajam, hingga menjaga ketertiban pascapertandingan.
M. Ade Sofian selaku penyelenggara mengapresiasi kehadiran personel Polsek Bantar Gebang. Menurutnya, pengamanan membuat peserta nobar merasa lebih nyaman menikmati pertandingan tanpa kekhawatiran akan gangguan dari luar.
“Kami berterima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah membantu pengamanan. Teman-teman Jakmania bisa nobar dengan aman, penuh semangat, tanpa rasa khawatir,” ujarnya.
Model kerja sama seperti ini dinilai penting, mengingat rivalitas Persija dan Persib kerap menjadi sorotan dalam dunia sepak bola Indonesia. Dengan komunikasi yang baik, potensi konflik bisa ditekan, dan semangat sportivitas dapat lebih dikedepankan.
Masyarakat Apresiasi Situasi Kondusif
Sejumlah warga sekitar Padurenan yang melintas di kawasan Cafe Reka Vida mengaku tidak terganggu dengan kegiatan nobar. Mereka justru merasa kegiatan berjalan rapi dan tertib.
“Biasanya kalau ada nobar besar suka khawatir ribut, tapi ini tertib. Polisi juga ada, jadi aman,” kata salah satu warga.
Kondisi ini menunjukkan bahwa kegiatan hiburan masyarakat, bila dikelola dengan baik dan didukung pengamanan tepat, dapat berlangsung tanpa mengganggu lingkungan sekitar.
Komitmen Jaga Kamtibmas di Wilayah
Kapolsek Bantar Gebang menegaskan bahwa Polsek akan terus memberikan pelayanan pengamanan dalam berbagai kegiatan masyarakat, khususnya yang melibatkan kerumunan besar.
“Kami berkomitmen menjaga situasi kamtibmas agar masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman. Setiap kegiatan yang berpotensi menimbulkan keramaian akan kami dampingi dengan pelayanan pengamanan,” tegasnya.
Dengan berakhirnya nobar Persija vs Persib ini, situasi keamanan di wilayah Padurenan, Mustika Jaya, hingga Bantar Gebang terpantau aman, tertib, dan kondusif. Keberhasilan ini menjadi contoh bahwa rivalitas sepak bola dapat dinikmati sebagai hiburan positif, selama semua pihak mengedepankan kedewasaan, sportivitas, dan kepatuhan terhadap aturan.
Baca Juga
Komentar