Purna Tugas Penuh Haru, Wawali Harris Bobihoe Lepas Kadis Damkarmat Kota Bekasi
KOTA BEKASI — Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti halaman Markas Komando Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, Jumat (30/1/2026). Seluruh jajaran pegawai, pejabat struktural, hingga anggota pemadam dan penyelamatan berkumpul dalam apel luar biasa purna tugas Kepala Dinas Damkarmat Kota Bekasi, Abi Hurairah, yang resmi mengakhiri masa pengabdiannya sebagai aparatur sipil negara.
Momen tersebut bukan sekadar seremoni pelepasan, melainkan bentuk penghormatan atas dedikasi panjang dan pengabdian tulus seorang pemimpin yang telah mewarnai perjalanan Disdamkarmat Kota Bekasi. Nuansa kekeluargaan terasa kental, mencerminkan ikatan emosional antara pimpinan dan seluruh jajaran yang selama ini bekerja bersama dalam tugas-tugas kemanusiaan.

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe hadir langsung memimpin apel sekaligus menyampaikan sambutan penuh makna. Dalam pidatonya, Harris menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang mendalam atas kontribusi Abi Hurairah selama memimpin Disdamkarmat.
Menurut Harris, Abi Hurairah dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas dan berwibawa, namun tetap memiliki empati serta kepedulian tinggi terhadap seluruh anggotanya. Di bawah kepemimpinannya, Disdamkarmat Kota Bekasi mengalami banyak kemajuan, baik dari sisi pelayanan kepada masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, maupun capaian prestasi institusi.
“Beliau adalah sosok yang selalu memberikan contoh nyata dalam bekerja. Tidak hanya memimpin dengan perintah, tetapi dengan teladan dan semangat pengabdian yang luar biasa,” ujar Harris Bobihoe dengan nada haru.
Ia menegaskan bahwa purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian kepada bangsa dan negara. Menurutnya, nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan keikhlasan yang telah ditanamkan Abi Hurairah akan terus hidup dan menjadi pedoman bagi generasi penerus.
“Purna tugas bukan berarti kita berhenti mengabdi. Teruslah berikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara, di mana pun berada,” tambahnya.
Harris juga berharap semangat dan dedikasi Abi Hurairah dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran Disdamkarmat Kota Bekasi. Tugas pemadam kebakaran dan penyelamatan, menurutnya, bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan misi kemanusiaan yang menuntut keberanian, solidaritas, dan ketulusan hati.
Ia menekankan pentingnya menjaga profesionalisme sekaligus nilai-nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas, terutama di tengah tantangan perkotaan yang semakin kompleks.

Dalam sambutan perpisahannya, Abi Hurairah tak mampu menyembunyikan rasa haru. Dengan suara bergetar, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Disdamkarmat Kota Bekasi yang selama ini telah bekerja bersama dalam suasana kebersamaan dan gotong royong.
“Saya merasa sangat bangga dan terharu dapat menjadi bagian dari keluarga besar Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Abi Hurairah mengaku selama bertahun-tahun memimpin, ia menyaksikan langsung betapa besar pengorbanan dan keberanian para petugas di lapangan. Menurutnya, para petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan adalah pahlawan sejati yang bekerja tanpa pamrih demi keselamatan masyarakat.
“Kalian semua adalah pahlawan sesungguhnya yang melindungi masyarakat dari bahaya kebakaran dan musibah lainnya,” ucapnya disambut tepuk tangan hangat.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa kepemimpinannya terdapat kekurangan atau kebijakan yang kurang berkenan. Dengan rendah hati, Abi Hurairah berharap tali silaturahmi tetap terjaga meskipun dirinya telah memasuki masa purna tugas.
Menutup sambutannya, Abi Hurairah berpesan agar seluruh jajaran Disdamkarmat Kota Bekasi tetap menjaga semangat, dedikasi, dan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas mulia tersebut.
“Teruslah bekerja dengan hati, karena pekerjaan kita bukan sekadar tugas, melainkan panggilan jiwa untuk menyelamatkan sesama,” pesannya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa profesi pemadam kebakaran dan penyelamatan memiliki dimensi kemanusiaan yang tinggi, di mana setiap tindakan dapat menyelamatkan nyawa dan harta benda masyarakat.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan tongkat komando sebagai simbol estafet kepemimpinan, serta pemberian cendera mata sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan atas pengabdian Abi Hurairah. Suasana haru semakin terasa saat satu per satu pegawai memberikan ucapan selamat, doa, dan berfoto bersama.
Bagi banyak anggota, momen tersebut menjadi kenangan yang akan selalu diingat, sekaligus refleksi atas nilai kebersamaan dan loyalitas yang telah terbangun selama ini.
Kegiatan apel purna tugas ini menjadi momentum berharga bagi seluruh jajaran Disdamkarmat Kota Bekasi untuk mengenang jasa dan keteladanan seorang pemimpin. Lebih dari itu, acara ini juga menjadi refleksi kolektif untuk terus memperkuat komitmen pelayanan publik dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi darurat.
Dengan semangat kebersamaan yang telah diwariskan, Disdamkarmat Kota Bekasi diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjawab tantangan zaman, dan hadir sebagai garda terdepan dalam melindungi keselamatan masyarakat.
Baca Juga
Komentar