Prabowo Tunjuk Hotmangaraja Panjaitan Jadi Calon Dubes RI untuk Singapura
Pena Insight
Jakarta, 5 Juli 2025 – Presiden terpilih Prabowo Subianto resmi mengusulkan Letjen (Purn.) Hotmangaraja Panjaitan sebagai calon Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Singapura. Penunjukan ini dilakukan dalam rangkaian uji kelayakan dan kepatutan terhadap 24 calon dubes yang digelar di Kompleks Parlemen, Jakarta, Sabtu (5/7).
Letjen (Purn.) Hotmangaraja Panjaitan bukan sosok asing bagi Prabowo. Ia pernah menjadi asisten khusus Menteri Pertahanan pada 2019, kala Prabowo menjabat Menhan. Ia juga merupakan anak dari pahlawan revolusi, D.I. Panjaitan, yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI.
Sebelum dicalonkan ke Singapura, Hotmangaraja telah berpengalaman sebagai dubes di berbagai negara penting. Ia pernah menjabat sebagai Dubes RI untuk Prancis, Monako, Andorra, serta mewakili Indonesia di UNESCO. Ini membuatnya dinilai memiliki kapasitas mumpuni untuk mengelola hubungan strategis Indonesia-Singapura.
Dalam pernyataannya usai fit and proper test di Komisi I DPR RI, Hotmangaraja menegaskan akan menempatkan kepentingan nasional sebagai prioritas utama. “Tidak ada visi pribadi. Visi-misi kami adalah visi-misi Presiden,” ujarnya.
Penempatan dubes di Singapura memiliki nilai strategis. Negara kota itu adalah salah satu mitra dagang terbesar Indonesia, sekaligus simpul penting dalam hubungan ASEAN. Penunjukan tokoh militer-diplomatik seperti Hotmangaraja dinilai sebagai langkah untuk memperkuat dimensi geopolitik dan keamanan kawasan.
Selain Hotmangaraja, Prabowo juga menunjuk Abdul Kadir Jaelani sebagai calon dubes untuk Jerman. Abdul kini menjabat Dirjen Asia Pasifik dan Afrika di Kementerian Luar Negeri. Ia memiliki pengalaman diplomatik kuat, termasuk sebagai Dubes RI untuk Kanada dan perwakilan di ICAO.
Abdul menyampaikan bahwa jika dipercaya menjadi dubes, ia akan mengimplementasikan visi pemerintahan Prabowo-Gibran yang tertuang dalam Asta Cita. “Kami siap menjalankan perintah Presiden demi tercapainya kepentingan nasional,” ujarnya di hadapan Komisi I.
Kedua calon dubes yang diusulkan mencerminkan kecenderungan Prabowo untuk mengisi pos strategis dengan figur berpengalaman. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi memperkuat pengaruh Indonesia dalam tatanan geopolitik dan ekonomi global.
Fit and proper test yang digelar DPR RI bertujuan menilai kapasitas, integritas, dan komitmen kebangsaan para calon dubes. Meski dipilih oleh Presiden, proses seleksi juga mengedepankan akuntabilitas di hadapan wakil rakyat sebagai wujud pengawasan parlemen.
Jika mendapat persetujuan akhir dari Presiden, Hotmangaraja Panjaitan akan segera menjalankan tugasnya di Singapura. Penempatan ini diharapkan semakin memperkuat kerja sama bilateral di bidang politik, ekonomi, pertahanan, dan perlindungan WNI di luar negeri.
Baca Juga
Komentar