Prabowo Tiba di Washington DC, Bertemu Donald Trump Bahas Ekonomi dan Tarif
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto tiba di Washington DC, Amerika Serikat, Selasa siang waktu setempat. Kunjungan ini menjadi agenda diplomasi penting karena dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk membahas penguatan hubungan bilateral.
Pesawat yang membawa Prabowo mendarat di Pangkalan Militer Joint Base Andrews. Kedatangannya disambut Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat serta Atase Pertahanan KBRI Washington DC.
Setibanya di ibu kota Amerika Serikat, Presiden Prabowo langsung menuju hotel tempatnya bermalam. Ia juga disambut anak-anak diaspora Indonesia yang mengenakan pakaian adat Minangkabau dan menyerahkan bunga sebagai bentuk penghormatan.
Sejumlah warga negara Indonesia, termasuk mahasiswa yang tengah menempuh studi di Amerika Serikat, turut menyampaikan aspirasi dan dukungan terhadap pemerintahan Prabowo. Mereka berharap kebijakan yang diambil mampu membawa dampak positif dan nyata bagi masyarakat.
Selama berada di Washington DC, agenda utama Presiden Prabowo adalah pertemuan bilateral dengan Presiden Donald Trump. Pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan kerja sama ekonomi, termasuk isu tarif dan peningkatan perdagangan kedua negara.
Selain itu, Presiden Prabowo juga dijadwalkan bertemu sejumlah pelaku usaha dan investor guna membahas peluang investasi dan penguatan perekonomian Indonesia di tengah dinamika global.
Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan ini antara lain Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yang melakukan sejumlah persiapan teknis untuk agenda kenegaraan.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, lebih dulu berada di New York. Ia melakukan serangkaian pertemuan bilateral, termasuk dengan Sekretaris Jenderal António Guterres di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Dalam pertemuan tersebut, Menlu Sugiono membahas tantangan global serta menegaskan dukungan Indonesia terhadap multilateralisme dan upaya perdamaian, khususnya terkait isu Palestina.
Sugiono juga bertemu dengan Wakil Tetap Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, guna menegaskan komitmen Indonesia dalam mendorong solusi dua negara dan rekonstruksi Gaza.
Pada 18 Februari 2026 waktu New York, Sugiono dijadwalkan berpartisipasi dalam sidang Dewan Keamanan PBB yang membahas situasi di Timur Tengah, termasuk perdamaian dan rekonstruksi Gaza.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Amerika Serikat berlangsung di tengah dinamika geopolitik kawasan Indo-Pasifik. Di waktu yang sama, Amerika Serikat, Australia, dan Filipina menggelar latihan maritim gabungan untuk memperkuat interoperabilitas keamanan regional.
Latihan tersebut berlangsung di zona ekonomi eksklusif Filipina dan melibatkan unsur angkatan laut serta udara ketiga negara, di tengah meningkatnya ketegangan di Laut Cina Selatan.
Agenda diplomasi Presiden Prabowo di Washington DC diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan global, baik dari sisi ekonomi, keamanan, maupun diplomasi kemanusiaan.
Baca Juga
Komentar