Polisi Gelar Ngopi Kamtibmas di RW 04 Kebon Kelapa, Bahas Isu Tawuran hingga Narkoba
Pena Insight
Jakarta Pusat, 31 Juli 2025 — Untuk mempererat komunikasi dengan masyarakat dan memperkuat sinergi keamanan lingkungan, Polres Metro Jakarta Pusat bersama jajaran Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Ngopi Kamtibmas di Pos Satkamling RW 04, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Rabu malam (30/7/2025).
Acara ini dihadiri oleh sekitar 130 peserta, termasuk Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya, jajaran TNI, Lurah Kebon Kelapa Billie Oktarian, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.

Ngopi Kamtibmas menjadi forum diskusi terbuka antara warga dan aparat, membahas isu keamanan yang paling krusial, seperti tawuran remaja, penyalahgunaan narkoba, dan kejahatan digital. Kapolres Susatyo menegaskan bahwa keamanan masih menjadi keluhan utama warga, khususnya di wilayah perkotaan padat seperti Jakarta Pusat.
“Hampir di setiap forum Ngopi Kamtibmas, persoalan tawuran, peredaran tramadol, dan penyalahgunaan media sosial selalu muncul. Ini jadi prioritas kami,” tegas Susatyo. Ia juga mengungkap bahwa dalam seminggu terakhir, puluhan senjata tajam berhasil disita sebelum digunakan untuk aksi tawuran antar kelompok.
Dir Binmas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Harry Muharam Firmansyah, menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi forum komunikasi dua arah yang mendengarkan langsung aspirasi dan keluhan masyarakat. Ia juga menyinggung program lain seperti Subuh Keliling, Jumat Keliling, dan sambang sekolah, yang dijalankan sebagai bagian dari preventif komunitas.
Sementara itu, Karo Ops Polda Metro Jaya Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika menyampaikan tren penurunan kasus tawuran dalam dua pekan terakhir, dari 10 menjadi 8 kasus. Wilayah Jakarta Pusat sendiri mencatat hanya satu insiden, yang disebutnya sebagai hasil kerja kolektif antara warga dan aparat.
“Peran aktif masyarakat itu kunci. Polisi tidak bisa sendiri. Orang tua, guru, dan tokoh lokal harus jadi barisan depan menjaga anak-anak kita,” tegas Ketut Gede.
Pertanyaan warga juga mengarah pada sistem tilang elektronik (e-TLE). Menanggapi hal ini, Kombes Pol Miko Indrayana, Dir Intelkam Polda Metro Jaya, menjelaskan pentingnya konfirmasi pelanggaran e-TLE, agar tidak menjadi kendala saat pembayaran pajak kendaraan. Ia juga menginformasikan ketersediaan layanan SKCK online dan pemetaan titik rawan kejahatan.
Sebagai penutup, pejabat kepolisian menyerahkan sarana kontak kepada warga RW 04 sebagai simbol kerja sama dan komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ketua RW 04 menyampaikan apresiasi atas perhatian dan keterlibatan langsung Polri dalam menjaga situasi kondusif di lingkungan mereka.
Acara ditutup dengan foto bersama dan suasana penuh keakraban, membuktikan bahwa kedekatan aparat dengan warga adalah fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan produktif.
Baca Juga
Komentar