Polda Metro Jaya Kawal Aksi Buruh di DPR, Utamakan Pelayanan Humanis dan Situasi Kondusif
Jakarta — Ribuan buruh dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, pada Rabu (6/11/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Menyikapi kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya menurunkan personel pengamanan di sejumlah titik untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Kehadiran aparat di lapangan tidak hanya difokuskan pada aspek pengamanan, namun juga pada pendekatan pelayanan humanis kepada masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjamin kebebasan berpendapat masyarakat, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.
“Unjuk rasa adalah hak setiap warga negara. Tugas kami memastikan hak tersebut dapat dilakukan dengan aman dan tertib,” ujar Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya, Rabu (6/11/2025).
Ia menegaskan, Polri berpegang pada prinsip persuasif, humanis, dan profesional dalam setiap kegiatan pengamanan aksi. Pendekatan dialogis menjadi prioritas utama agar komunikasi antara aparat dan peserta aksi berjalan baik.
“Kami menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sesuai Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum,” jelasnya.
Budi Hermanto juga mengimbau seluruh peserta aksi agar dapat menjaga suasana tetap damai serta menghindari tindakan provokatif yang dapat memicu gangguan ketertiban umum.
“Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk menjaga situasi yang damai dan saling menghormati,” imbuhnya.
Menurutnya, koordinasi antara pihak kepolisian dan perwakilan serikat buruh telah dilakukan sejak awal agar pelaksanaan aksi berlangsung tertib dan sesuai aturan.
Polda Metro Jaya juga telah menyiagakan personel dari berbagai satuan, termasuk Direktorat Lalu Lintas, Sabhara, dan Brimob, guna mengantisipasi kepadatan arus kendaraan di sekitar kawasan Senayan dan Semanggi.
Selain itu, petugas akan melakukan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk menghindari penumpukan kendaraan di ruas Jalan Gatot Subroto dan akses menuju Gedung DPR RI.
Masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi diminta untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan. “Kami ingin kegiatan ini berjalan dengan tertib, tanpa gangguan, dan tetap menjunjung nilai demokrasi,” kata Budi Hermanto.
Dengan pendekatan yang mengedepankan empati dan pelayanan publik, Polda Metro Jaya berharap seluruh rangkaian aksi dapat berlangsung aman, tertib, dan menjadi contoh penyampaian aspirasi yang beradab di ruang publik.
Baca Juga
Komentar