Penemuan Mayat di Atas Plafon Gudang Gegerkan Pabrik di Pulomas, Polisi Bertindak Cepat
Pena Insight
Jakarta, 30 Juli 2025 — Dunia industri Jakarta Timur digemparkan dengan penemuan sesosok mayat di atas plafon gudang PT. Tunggal Sila Farma, kawasan Pulomas, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung. Mayat pria tersebut teridentifikasi sebagai Rastono (37), teknisi perusahaan yang sebelumnya dilaporkan tidak masuk kerja.
Kejadian ini terungkap pada Selasa sore, sekitar pukul 15.30 WIB, saat seorang karyawan mencium bau menyengat dari arah plafon musholla yang menyatu dengan area gudang. Ketika dicek bersama petugas keamanan, ditemukan jasad pria dalam posisi terlentang, wajah menghitam, mengenakan kaos kuning dan celana panjang biru.
Peristiwa tersebut segera dilaporkan ke Polsek Pulogadung. Tak lama, tim gabungan dari Polsek, Identifikasi Polres Metro Jakarta Timur, serta tim dari Sie Dokkes dan SPKT turun ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Menurut keterangan rekan kerjanya, Rastono terakhir terlihat pada Sabtu, 26 Juli 2025, sedang memperbaiki pompa air di area perusahaan. Saat ditemukan, kaki kanannya terlilit kabel listrik, menimbulkan dugaan bahwa korban mengalami kecelakaan kerja akibat tersengat aliran listrik.
Kapolsek Pulogadung, Kompol Suroto, menegaskan pihaknya langsung bergerak cepat dalam penanganan awal.
“Kami segera olah TKP, kumpulkan keterangan saksi, dan membawa jenazah ke RS Polri Kramat Jati untuk visum dan autopsi. Langkah ini penting agar penyebab kematian dapat ditentukan secara medis dan hukum,” jelas Kompol Suroto.
Lebih lanjut, kepolisian akan melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap sistem keselamatan kerja di perusahaan, termasuk pemeriksaan tambahan terhadap saksi-saksi dan infrastruktur pendukung di lokasi kejadian.
Kapolsek juga mengimbau seluruh perusahaan, khususnya di sektor industri dan manufaktur, agar meningkatkan perhatian terhadap Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) guna mencegah kejadian serupa.
“Ini adalah pengingat serius bahwa aspek keselamatan kerja tidak boleh diabaikan. Kepolisian siap mendampingi, memfasilitasi, dan mengedukasi pihak industri untuk menciptakan tempat kerja yang aman,” ujarnya.
Ia juga meminta publik untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait kejadian ini.
“Kami harap masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi. Semua hasil penyelidikan akan kami sampaikan secara transparan. Ini komitmen kami dalam menjaga kepercayaan publik,” tegasnya.
Melalui penanganan profesional dan respons cepat terhadap kasus ini, Polri kembali menunjukkan dedikasinya bukan hanya sebagai penegak hukum, namun juga pelindung keselamatan masyarakat di lingkungan kerja dan sosial.
Baca Juga
Komentar