Pelayanan Kesehatan Lapangan Warnai HUT Bhayangkara ke-79, Polres Metro Bekasi Kota Turun Langsung Bantu Masyarakat
Pena Insight
Kota Bekasi, 2 Juli 2025 – Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Polres Metro Bekasi Kota melalui tim Dokkes melaksanakan pelayanan kesehatan lapangan (keslap) di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Layanan ini menjadi bagian penting dalam memastikan keamanan dan kesehatan ribuan peserta yang hadir dalam upacara nasional tersebut.
Dalam kegiatan yang digelar Selasa (1/7), tim medis dari Dokkes Polres Metro Bekasi Kota menurunkan enam personel kesehatan untuk memberikan pertolongan langsung kepada peserta upacara maupun masyarakat umum. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga, yang merasakan langsung kehadiran negara melalui pelayanan kesehatan gratis di lokasi acara kenegaraan.

Menurut data dari Humas Polres Metro Bekasi Kota, tercatat 42 pasien menerima layanan kesehatan selama kegiatan berlangsung. ISPA menjadi keluhan terbanyak dengan 11 kasus, disusul gastritis (9), vertigo (8), dan faringitis (5). Selain itu, ditemukan pula kasus hipertensi, diabetes, dan hiperlipidemia, menunjukkan ragam gangguan kesehatan yang muncul dalam kegiatan massal.
Personel yang terlibat antara lain Penata I Isti Kristiawati G, S.AP, IPTU dr. Yunita Amelia, Brigadir Rizky Shaputra, Brigadir Rico Pambudi, Bripda Daniel Yuru Beli, dan TKK Rizki Herudyanto. Tim ini dinilai mampu menangani kondisi darurat secara cepat dan efektif, berkat koordinasi yang solid dan pengalaman lapangan yang mumpuni.
Kapolres Metro Bekasi Kota menegaskan bahwa keberadaan layanan kesehatan lapangan ini merupakan bentuk nyata pelayanan humanis Polri. Upaya menjaga kesehatan peserta kegiatan, terutama di tengah keramaian dan cuaca yang berubah-ubah, adalah tanggung jawab institusi dalam memastikan kegiatan berjalan aman dan nyaman.
Masyarakat yang hadir di Monas menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran layanan kesehatan tersebut. Banyak yang merasa terbantu, terutama warga lanjut usia dan anak-anak yang rentan terhadap perubahan cuaca atau kelelahan. "Kami sangat terbantu dengan pelayanan ini, semoga ke depannya bisa lebih sering hadir di berbagai kegiatan publik," ujar salah satu warga.
Pelajaran dari kegiatan ini menunjukkan pentingnya kesiapan medis dalam kegiatan berskala besar. Ancaman gangguan kesehatan ringan hingga berat harus selalu diantisipasi. Tim medis bukan sekadar pelengkap, tetapi menjadi garda depan yang memastikan seluruh rangkaian acara tetap berlangsung tanpa hambatan berarti.
Peringatan HUT Bhayangkara ke-79 menjadi refleksi akan transformasi Polri ke arah pelayanan yang lebih proaktif dan humanis. Layanan keslap bukan hanya soal pengobatan, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap Polri sebagai institusi yang hadir untuk rakyat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tapi juga dalam hal kesehatan dan keselamatan.
Keberhasilan layanan keslap di Monas bisa menjadi model bagi kegiatan Polri lainnya di seluruh Indonesia. Harapannya, kolaborasi antarinstansi, peningkatan jumlah personel medis, serta dukungan logistik yang lebih lengkap bisa memperkuat peran Dokkes dalam pelayanan masyarakat ke depan.
Momentum seperti HUT Bhayangkara menjadi kesempatan emas bagi Polri untuk memperluas perannya dalam kehidupan sosial. Keterlibatan langsung dalam layanan kesehatan memberi pesan kuat bahwa institusi penegak hukum juga memiliki tanggung jawab dalam menjamin kesejahteraan warga secara menyeluruh.
Layanan kesehatan lapangan dalam rangkaian HUT Bhayangkara ke-79 bukan sekadar agenda tambahan, melainkan simbol komitmen Polri untuk berubah dan mendekatkan diri pada rakyat. Transformasi menuju institusi yang adaptif, responsif, dan humanis tampak dalam langkah kecil namun berdampak besar seperti ini.
Baca Juga
Komentar