Patroli Dini Hari Tim Beruang Polres Bekasi Gagalkan Potensi Kejahatan, Tiga Pemuda Bersenjata Celurit Diamankan
BEKASI KOTA — Upaya pencegahan kejahatan jalanan kembali membuahkan hasil. Sat Samapta Polres Metro Bekasi Kota mengamankan tiga pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit saat patroli Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Jaya 2026 di wilayah Bekasi Timur, Selasa (10/2/2026) dini hari.
Penindakan tersebut dilakukan di Jalan KH Agus Salim, Kecamatan Bekasi Timur, kawasan yang kerap menjadi jalur lintasan warga pada jam-jam rawan. Ketiga pemuda diamankan saat patroli intensif yang menyasar potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menegaskan, patroli rutin dalam Operasi Pekat Jaya 2026 difokuskan pada langkah preventif untuk mencegah aksi kriminal sebelum terjadi.
“Operasi Pekat Jaya 2026 kami laksanakan dengan patroli intensif. Begitu ada indikasi gangguan kamtibmas, personel langsung bertindak cepat dan terukur agar tidak berkembang menjadi tindak pidana yang meresahkan masyarakat,” ujar Kusumo dalam keterangannya, Selasa (10/2/2026).
Ia menekankan, kepemilikan senjata tajam tanpa alasan yang sah merupakan pelanggaran serius yang berpotensi membahayakan keselamatan publik. Menurutnya, tindakan tegas diperlukan sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat.
“Membawa senjata tajam jelas berbahaya dan dapat mengancam keselamatan warga,” tegas Kapolres.
Penangkapan tersebut dipimpin Tim 2 Beruang Jaga Jakarta Sat Samapta Polres Metro Bekasi Kota di bawah komando Iptu Muhamad Yudi Saputra, S.E. Patroli dilakukan sekitar pukul 03.30 WIB, saat aktivitas warga minim dan potensi kejahatan meningkat.
Kasat Samapta Polres Metro Bekasi Kota Kompol Hotman Hutajulu, S.H., M.H., menjelaskan, petugas awalnya mencurigai gerak-gerik tiga pemuda yang berhenti di depan SMPN 3 Bekasi.
Saat tim patroli memutar balik untuk melakukan pemeriksaan, salah satu pemuda berusaha mengelabui petugas dengan membuang senjata tajam yang dibawanya.
“Namun aksi tersebut diketahui oleh petugas keamanan setempat yang langsung melaporkannya kepada tim patroli. Barang bukti kemudian berhasil diamankan,” ujar Hotman.
Ketiga pemuda yang diamankan masing-masing berinisial MA, R, dan DR. Berdasarkan pemeriksaan awal, mereka diketahui berasal dari wilayah Babelan, Kabupaten Bekasi.
Dari lokasi kejadian, polisi menyita satu bilah celurit sebagai barang bukti utama. Selain itu, turut diamankan satu unit sepeda motor Honda Scoopy serta dua unit telepon genggam milik para terduga pelaku.
Selanjutnya, ketiganya beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Metro Bekasi Kota. Mereka diserahkan kepada piket Satreskrim untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami motif dan potensi keterlibatan dalam tindak pidana lain.
Pihak kepolisian belum memastikan apakah ketiga pemuda tersebut hendak melakukan aksi kejahatan tertentu. Namun, kepemilikan senjata tajam di ruang publik dinilai cukup sebagai indikasi potensi gangguan kamtibmas.
Polres Metro Bekasi Kota menegaskan bahwa patroli skala besar akan terus digelar selama Operasi Pekat Jaya 2026 berlangsung, terutama pada malam hingga dini hari.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam menekan angka kejahatan jalanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta segera melapor kepada aparat terdekat apabila menemukan aktivitas mencurigakan di wilayahnya.
Sinergi antara kepolisian dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Bekasi.
Baca Juga
Komentar