Operasi Keselamatan Jaya 2025 Polsek Bekasi Barat, Pembagian Brosur dan Himbauan Humanis di Persimpangan Jembatan Kranji
Pena Insight
Kota Bekasi, 27 Juli 2025 – Polsek Bekasi Barat Galakkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Lewat Aksi Langsung di Persimpangan Kranji
Dalam upaya menciptakan budaya lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan, Polsek Bekasi Barat menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2025 dengan pendekatan edukatif dan humanis. Kegiatan dipimpin langsung oleh IPTU AspenY, selaku Kanit Lantas Polsek Bekasi Barat, dan berlokasi di Jl. Raya Jenderal Sudirman, persimpangan Jembatan Kranji, Kota Bekasi.
Kegiatan ini menyasar pengguna jalan, khususnya pengendara kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4), dengan tujuan meningkatkan kesadaran dalam berlalu lintas dan mencegah potensi kecelakaan akibat pelanggaran peraturan. Edukasi diberikan melalui pembagian brosur, stiker, dan imbauan langsung di lapangan.
Dalam penyampaiannya, petugas mengingatkan pengendara tentang enam poin utama keselamatan, antara lain penggunaan helm SNI, larangan melawan arus, tidak berboncengan lebih dari dua, menghindari knalpot bising, kewajiban mengenakan sabuk pengaman, dan larangan menggunakan HP saat berkendara serta mengoperasikan kendaraan ODOL (Over Dimension Over Loading).
Sebagai bentuk edukasi visual, petugas membentangkan spanduk Operasi Keselamatan Jaya 2025 yang berisi pesan-pesan kunci mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas. Hal ini menjadi sarana efektif menarik perhatian pengguna jalan dan memperkuat kampanye tertib lalu lintas secara langsung.

Sebanyak 12 brosur keselamatan dibagikan kepada pengendara yang melintas, sementara 6 pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm mendapat teguran simpatik di tempat. Selain itu, satu pengemudi truk ODOL juga ditegur karena tidak sesuai dengan ketentuan muatan, yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Operasi dilakukan dengan pendekatan humanis, tidak represif, namun tetap memberikan efek jera terhadap pelanggaran yang membahayakan. Strategi ini dinilai lebih efektif dalam membangun kesadaran jangka panjang, dibanding sekadar penindakan hukum.
IPTU AspenY menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye preventif yang digelar serentak di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota. “Kami ingin mengedukasi masyarakat, bukan hanya menindak. Karena keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Dengan kombinasi edukasi langsung, teguran simpatik, dan keterlibatan aparat secara aktif, diharapkan angka pelanggaran lalu lintas di wilayah Bekasi Barat dapat ditekan. Operasi ini juga menunjukkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.
Operasi Keselamatan Jaya 2025 di Persimpangan Jembatan Kranji menjadi cerminan transformasi pendekatan Polri yang lebih persuasif dan solutif, bukan sekadar menindak pelanggar, tetapi mengajak masyarakat ikut aktif menjaga keselamatan di jalan.
Baca Juga
Komentar