NICL Hari Ini Resmi Bagikan Dividen Interim Rp63,81 Miliar, Catat Jadwal Cum Dividen Oktober 2026
JAKARTA – PT PAM Mineral Tbk (NICL) kembali menjadi perhatian pasar setelah menetapkan pembagian dividen interim Rp6 per saham kepada pemegang saham. Total dana yang disiapkan emiten pertambangan bijih nikel tersebut mencapai Rp63,81 miliar.
Keputusan pembagian dividen interim itu telah disetujui Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris pada 23 September 2026, berdasarkan kinerja keuangan perseroan hingga 30 Juni 2026.
Kebijakan terbaru NICL tersebut ditopang oleh kinerja keuangan semester I 2026. PAM Mineral mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sekitar Rp121,20 miliar hingga 30 Juni 2026.
Dengan nilai dividen Rp63,81 miliar, dana yang akan dibagikan kepada pemegang saham tersebut setara sekitar 52,65% dari laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk.
NICL Siapkan Rp63,81 Miliar untuk Dividen Interim
Manajemen PAM Mineral menetapkan dividen interim sebesar Rp6 untuk setiap saham. Total nilai pembagian mencapai Rp63.813.869.442.
Direktur Utama PAM Mineral, Ruddy Tjanaka, menjelaskan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada kondisi keuangan perseroan setelah mencatatkan kinerja hingga akhir Juni 2026.
Perseroan juga menyatakan kondisi keuangan berada dalam keadaan baik. Kebutuhan operasional masih dapat dipenuhi menggunakan dana kas internal yang berada dalam kondisi surplus.
Dengan demikian, menurut penjelasan manajemen, pembayaran dividen interim tersebut tidak menyebabkan perseroan kehilangan kemampuan untuk memenuhi kewajibannya kepada kreditur maupun mengganggu kegiatan operasional.
Kekayaan Bersih NICL Tetap di Atas Modal dan Cadangan Wajib
Salah satu dasar pembagian dividen interim adalah posisi kekayaan bersih PAM Mineral setelah pembagian dividen.
Berdasarkan data per 30 Juni 2026, kekayaan bersih NICL berada di kisaran Rp831,2 miliar. Setelah dikurangi rencana dividen interim Rp63,81 miliar, kekayaan bersih perseroan diperkirakan masih sekitar Rp767,4 miliar.
Angka tersebut masih berada di atas jumlah modal disetor dan cadangan wajib yang mencapai sekitar Rp468,7 miliar.
Data keterbukaan informasi juga mencatat total ekuitas sekitar Rp834,22 miliar, dengan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sekitar Rp142,49 miliar.
Kondisi tersebut menjadi salah satu dasar perseroan dalam menetapkan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026.
Catat Jadwal Dividen NICL Oktober 2026
Bagi pemegang saham NICL, jadwal dividen menjadi salah satu informasi penting yang perlu diperhatikan.
Perseroan telah menetapkan tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 2 Oktober 2026. Setelah itu, tanggal ex dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 5 Oktober 2026.
Untuk pasar tunai, cum dividen ditetapkan pada 6 Oktober 2026, sedangkan ex dividen berlangsung pada 7 Oktober 2026.
Sementara itu, pemegang saham yang berhak menerima dividen harus tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 6 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB.
Adapun pembayaran dividen interim NICL dijadwalkan berlangsung pada 14 Oktober 2026.
Jadwal Dividen Interim NICL
| Agenda | Tanggal |
|---|---|
| Cum Dividen Pasar Reguler & Negosiasi | 2 Oktober 2026 |
| Ex Dividen Pasar Reguler & Negosiasi | 5 Oktober 2026 |
| Cum Dividen Pasar Tunai | 6 Oktober 2026 |
| Recording Date/DPS | 6 Oktober 2026, 16.00 WIB |
| Ex Dividen Pasar Tunai | 7 Oktober 2026 |
| Pembayaran Dividen | 14 Oktober 2026 |
Laba Bersih Semester I 2026 Jadi Dasar Pembagian
Pembagian dividen terbaru NICL berasal dari kinerja keuangan periode yang berakhir pada 30 Juni 2026.
Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk tercatat sebesar Rp121.196.973.151. Sementara itu, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai Rp142.488.730.936.
Dengan membagikan Rp63,81 miliar, PAM Mineral mengalokasikan lebih dari separuh laba bersih tersebut sebagai dividen interim.
Kebijakan ini sekaligus menunjukkan bahwa pembagian dividen dilakukan setelah perseroan memperhitungkan posisi keuangan dan kebutuhan operasionalnya.
Saham NICL Ditutup Rp434 pada 24 September
Di pasar saham, pergerakan NICL juga menjadi perhatian setelah pengumuman dividen interim.
Pada perdagangan Kamis, 24 September 2026, saham NICL ditutup di level Rp434 per saham, turun 1,81% atau 8 poin dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Dengan harga tersebut, dividen interim sebesar Rp6 per saham secara sederhana setara dengan imbal hasil sekitar 1,38% berdasarkan harga penutupan tersebut.
Namun, besaran dividend yield dapat berubah mengikuti pergerakan harga saham hingga tanggal cum dividen.
PAM Mineral Fokus Menjaga Operasional
Selain membagikan dividen, PAM Mineral tetap menegaskan kondisi likuiditas dan kemampuan operasional perseroan.
Manajemen menyebut kebutuhan operasional masih dapat dipenuhi dari dana kas internal yang berada dalam kondisi surplus. Perseroan juga menyatakan pembayaran dividen interim tidak akan mengganggu kemampuan memenuhi kewajiban kepada kreditur.
Dengan jadwal cum dividen yang jatuh pada awal Oktober dan pembayaran pada 14 Oktober 2026, investor kini memiliki sejumlah tanggal penting yang perlu dicatat dalam kalender aksi korporasi NICL.
Catatan redaksi: Informasi ini merupakan pemberitaan mengenai aksi korporasi dan bukan ajakan membeli atau menjual saham.
Baca Juga
Komentar