Miss Green Fashion 2025: Ajang Mode Ramah Lingkungan yang Angkat Suara Perempuan Muda Afrika di Lagos
Lagos, Nigeria — Dunia mode kembali mencatat sejarah baru melalui penyelenggaraan Miss Green Fashion 2025, sebuah ajang kecantikan dan fashion yang berfokus pada isu keberlanjutan serta pemberdayaan perempuan muda Afrika.
Acara ini diselenggarakan oleh organisasi Doni Africa dan berlangsung di Glory House, Ogba, Lagos, pada 31 Oktober 2025. Pagelaran tersebut menghadirkan konsep unik yang memadukan keindahan busana daur ulang, kreativitas, dan advokasi lingkungan dalam satu panggung.
Menurut penyelenggara, Miss Green Fashion tidak sekadar menampilkan paras cantik dan busana glamor. Ajang ini lebih jauh mengangkat kepedulian terhadap limbah tekstil, mode cepat (fast fashion), dan pentingnya inovasi ramah lingkungan di industri busana.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kecantikan sejati datang dari tindakan nyata untuk bumi,” ujar salah satu perwakilan Doni Africa dalam sesi konferensi pers menjelang acara puncak.
Peserta yang terpilih berasal dari berbagai negara bagian Nigeria. Mereka di antaranya Olubowale Kehinde Temiloluwa (Ondo), Chijioke Precious Onyiyechukwu (Abia), Ojo Ubani Omeimi (Edo), Afolasade Ademolu Mercy (Ogun), Dominic Joan Agapella (Benue), Yissa Serah Ninma-Jesu (Kwara), dan Summer Chiamaka Anyanwu (Imo).
Ketujuh finalis tersebut menjalani bootcamp sejak 28 hingga 31 Oktober 2025, yang diisi dengan pelatihan kepemimpinan, public speaking, desain busana berkelanjutan, serta edukasi tentang perubahan iklim.
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian publik adalah tantangan Upcycling Challenge. Dalam sesi ini, para finalis ditantang mengubah limbah tekstil menjadi busana panggung bernilai estetika tinggi.
“Awalnya saya tidak percaya bisa membuat gaun dari bahan bekas. Tapi setelah pelatihan, saya sadar keindahan bisa lahir dari kesadaran menjaga lingkungan,” ujar peserta asal Edo, Ojo Ubani Omeimi, dalam wawancara singkat dengan media lokal.
Acara puncak berlangsung meriah dengan penampilan musik, green carpet, serta parade busana berkonsep eco-fashion. Dekorasi panggung yang didominasi warna hijau dan emas mencerminkan pesan utama: mode yang indah harus tetap berpihak pada alam.
Pemenang utama ajang ini berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar N500.000, sedangkan runner-up pertama dan kedua masing-masing menerima N200.000 dan N100.000. Selain itu, pemenang juga memperoleh dukungan dana proyek sosial serta pelatihan internasional di bidang keberlanjutan dan kepemimpinan perempuan.
Pihak penyelenggara menegaskan, pemenang Miss Green Fashion tidak hanya menjadi duta kecantikan, melainkan juga duta perubahan sosial yang akan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gaya hidup hijau.
Dalam pernyataannya, Ketua Panitia menuturkan bahwa Nigeria memiliki potensi besar untuk memimpin tren fashion berkelanjutan di Afrika. “Kami ingin menjadikan Lagos pusat eco-fashion di benua ini. Perempuan muda Afrika punya kreativitas dan kepedulian yang luar biasa,” katanya.
Acara ini juga dihadiri oleh desainer, pegiat lingkungan, serta perwakilan lembaga swasta yang berkomitmen pada praktik mode etis. Banyak di antara mereka menilai ajang ini sebagai langkah nyata menuju industri busana yang lebih bertanggung jawab.
Sejumlah media lokal Nigeria menyoroti bagaimana Miss Green Fashion 2025 menjadi simbol perubahan paradigma di dunia pageant. Jika dulu kontes kecantikan hanya fokus pada penampilan, kini misi sosial dan edukasi lingkungan menjadi nilai utama.
Masyarakat pun memberikan tanggapan positif. Di media sosial, tagar #MissGreenFashion2025 dan #SustainableBeauty sempat menjadi tren di kawasan Afrika Barat. Banyak pengguna memuji konsep acara yang dinilai inspiratif dan mendidik.
Beberapa pengamat mode menyebut, format seperti ini bisa menjadi contoh baru bagi ajang kecantikan dunia. Mereka menilai Miss Green Fashion berhasil menggabungkan tiga unsur penting: style, substance, dan sustainability.
Sementara itu, sejumlah peserta mengaku mendapatkan pengalaman berharga. “Saya datang untuk ikut lomba, tapi pulang dengan semangat baru untuk mengubah dunia lewat fashion,” ujar salah satu finalis dalam sesi penutupan acara.
Dengan berakhirnya malam final Miss Green Fashion 2025, Nigeria sekali lagi membuktikan diri sebagai pelopor dalam menggabungkan kecantikan, intelektualitas, dan tanggung jawab sosial.
Ajang ini tidak hanya menyoroti gaun dan sorotan kamera, melainkan juga kesadaran baru bahwa masa depan fashion harus berpihak pada bumi dan generasi berikutnya.
Baca Juga
Komentar