Media Asing Sorot Kematian Ojol Dilindas Rantis Brimob, Dunia Ikut Prihatin
Pena Insight
Jakarta, 29 Agustus 2025 – Insiden tragis yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan (21), akibat dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat aksi unjuk rasa di Jakarta, kini menjadi sorotan media internasional.
Media Singapura, The Straits Times, menyoroti duka mendalam keluarga korban sekaligus kemarahan publik di Indonesia. Dalam artikelnya berjudul "Justice for Affan': Outrage in Jakarta after delivery rider killed by police vehicle in protest clash", media tersebut memuat wawancara dengan ibunda Affan.
"Dia tulang punggung keluarga kami, bekerja keras, dan menabung untuk membeli tanah serta membangun rumah di desa kami di Lampung," ungkap ibunda Affan dengan penuh haru.
Sementara itu, kantor berita Reuters menulis artikel dengan judul "Indonesian students vow more protests after one killed in Jakarta demonstration." Reuters menyoroti janji para mahasiswa untuk kembali berunjuk rasa di Mabes Polri sebagai bentuk protes atas insiden ini. Reuters juga memuat pernyataan permintaan maaf Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, terkait peristiwa tersebut.
Media asal Arab Saudi, Arab News, ikut mengangkat berita dengan sorotan yang sama, yakni gelombang unjuk rasa lanjutan yang dipicu oleh kematian Affan.
Tak hanya itu, Bloomberg dari Amerika Serikat menilai insiden ini berpotensi memperluas gelombang demonstrasi di Indonesia. Media tersebut menulis bahwa aksi-aksi protes menjadi ujian penting bagi Presiden Prabowo yang baru menjabat kurang dari setahun.
Dari Thailand, Bangkok Post menyoroti kemarahan masyarakat Indonesia yang ramai di media sosial. Artikel mereka menuliskan bahwa kecelakaan fatal itu memicu solidaritas sesama pengemudi ojol yang langsung menggelar unjuk rasa di depan markas polisi. Media ini juga mengingatkan akan adanya potensi kerusuhan lebih besar jika pihak berwenang tidak segera bertindak.
Sorotan dari berbagai media internasional ini menunjukkan bahwa tragedi kematian Affan Kurniawan bukan hanya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Indonesia, namun juga menjadi perhatian dunia internasional.
Baca Juga
Komentar