Maulid Nabi di Pondok Gede Dihadiri 400 Jemaah, Polisi dan Linmas Bersinergi Amankan Jalannya Acara
Bekasi – Suasana religius mewarnai malam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di wilayah Pondok Melati, Kota Bekasi. Ratusan jemaah memadati Masjid Al-Takrim di Jalan Bulak Tinggi pada Selasa malam (11/11/2025) untuk mengikuti kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat dan penuh makna.
Polsek Pondok Gede menurunkan personel untuk memastikan keamanan selama acara berlangsung. Unit Binmas Polsek Pondok Gede, yang dipimpin Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatiwarna, Bripka Deddy Lesmana Situmorang, bersama anggota Linmas Kelurahan Jatiwarna, melakukan pengamanan dan monitoring di sekitar lokasi kegiatan.
Sejak pukul 20.00 WIB, jemaah mulai berdatangan. Panitia mencatat, sekitar 400 orang hadir dalam kegiatan Maulid Nabi yang mengambil tema “Merajut Ukhuwah Islamiyah Menguatkan Iman dan Meneladani Rasulullah SAW.”
Kegiatan berlangsung di bawah pengawasan ketat aparat dan petugas keamanan lingkungan. Personel kepolisian bersama Linmas tampak berjaga di titik-titik strategis sekitar masjid untuk memastikan lalu lintas pejalan kaki dan kendaraan tetap tertib.
Dalam kesempatan itu, Bripka Deddy Lesmana mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban selama acara berlangsung. Ia juga mengingatkan agar warga berhati-hati terhadap barang bawaan dan ikut membantu menjaga keamanan lingkungan sekitar.
“Kami hadir untuk memastikan kegiatan ibadah ini berjalan aman dan lancar. Sinergi antara aparat, Linmas, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga ketertiban,” ujar Bripka Deddy.
Suasana keagamaan semakin khusyuk ketika tausiah dibawakan oleh dua penceramah, Habib Hamid Alkab dan Habib Hud. Dalam ceramahnya, keduanya mengajak umat Islam untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Rasulullah adalah teladan terbaik bagi umat manusia. Melalui peringatan Maulid, kita diingatkan kembali untuk menebarkan kasih sayang dan persaudaraan,” ucap Habib Hamid dalam tausiahnya.
Para jemaah tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Mereka menyimak tausiah dengan penuh perhatian sambil sesekali mengumandangkan selawat bersama.
Kapolsek Pondok Gede, Kompol Bambang Sugiharto, S.H., M.H., mengatakan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan seperti ini merupakan bentuk pelayanan kepolisian terhadap masyarakat. Ia menegaskan, kehadiran aparat bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen nyata untuk memberikan rasa aman kepada warga.
“Kami bersinergi dengan Linmas untuk memastikan seluruh jemaah dapat beribadah dan mendengarkan tausiah dengan aman dan nyaman,” ujar Kompol Bambang.
Ia juga menambahkan bahwa setiap kegiatan masyarakat, terutama yang melibatkan banyak orang, berpotensi menimbulkan kerawanan keamanan bila tidak diantisipasi dengan baik. Oleh karena itu, pengawasan di lapangan dilakukan secara menyeluruh.
“Selain memantau situasi di sekitar masjid, anggota kami juga berkoordinasi dengan panitia dan tokoh masyarakat agar kegiatan tetap berjalan tertib,” imbuhnya.
Warga sekitar mengapresiasi langkah cepat dan tanggap aparat kepolisian serta Linmas. Menurut mereka, kehadiran aparat di lapangan memberi rasa tenang dan menjamin suasana ibadah tetap khusyuk.
“Terima kasih kepada pihak kepolisian dan Linmas yang sudah menjaga keamanan selama acara. Kami merasa nyaman dan bisa beribadah tanpa khawatir,” ujar Ahmad, salah satu jemaah Masjid Al-Takrim.
Kegiatan Maulid Nabi tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 22.30 WIB dan ditutup dengan doa bersama. Panitia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran acara.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar Masjid Al-Takrim terpantau aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara Polri, Linmas, dan masyarakat diharapkan terus terjaga demi menciptakan lingkungan yang damai dan harmonis di wilayah Pondok Melati, Kota Bekasi.
Baca Juga
Komentar