Kemensos Buka Seleksi Guru Sekolah Rakyat 2025
Pena Insight
Jakarta, 11 September 2025 — Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) resmi membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk jabatan fungsional guru Sekolah Rakyat tahap III tahun 2025. Program ini menjadi bagian penting dari agenda nasional dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem.
Informasi tersebut diumumkan langsung melalui akun resmi Instagram @kemensosri pada Rabu (10/9). “Seleksi Guru Sekolah Rakyat Tahap III resmi dibuka!” tulis Kemensos dalam unggahannya.
Lowongan ini berfokus pada penempatan guru di tujuh lokasi Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia, dengan total 91 formasi. Formasi ini khusus untuk posisi guru ahli pertama.
Langkah ini juga merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Instruksi tersebut menegaskan pentingnya pendidikan sebagai instrumen pemberdayaan sosial.
Kemensos tidak bergerak sendiri. Rekrutmen ini merupakan hasil kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian PANRB, dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
Dari sisi persyaratan, pelamar wajib berstatus Warga Negara Indonesia, berusia minimal 20 tahun dan maksimal 45 tahun. Selain itu, pelamar harus memiliki kualifikasi pendidikan minimal S-1 atau D-IV serta sertifikat pendidik.
Syarat lain menegaskan integritas moral dan profesional, seperti tidak pernah dipidana dua tahun atau lebih, tidak diberhentikan tidak hormat sebagai ASN maupun pegawai swasta, serta tidak terlibat politik praktis.
Secara khusus, pelamar diwajibkan memiliki IPK minimal 3,00, kemampuan Bahasa Inggris aktif, serta sehat jasmani dan rohani. Dokumen wajib yang harus disiapkan mencakup surat lamaran, CV, ijazah, transkrip nilai, KTP, KK, pas foto terbaru, surat keterangan sehat, dan surat pernyataan bermaterai.
Kriteria tambahan termasuk bersih dari narkoba, serta kesediaan ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia. Pelamar juga harus siap menjalani lingkungan sekolah dengan sistem berasrama.
Seleksi ini dilaksanakan dengan jadwal ketat. Penetapan formasi dilakukan KemenPANRB pada 8 September, diikuti konfirmasi peserta pada 9–10 September, dan penyerahan data ke BKN pada 11 September.
Pengumuman resmi calon guru Sekolah Rakyat dilakukan Kemensos pada 12 September, sebelum seleksi kompetensi tambahan pada 13–14 September. Hasil seleksi kemudian diolah Kemensos hingga 15 September.
Data hasil seleksi diserahkan ke BKN pada 16 September, dengan pengolahan lanjutan hingga 17 September. Selanjutnya, hasil akhir diumumkan pada 18 September 2025.
Bagi para pelamar, seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi s.kemensos.go.id/yef. Kemensos menegaskan tidak ada pungutan biaya dalam seleksi ini.
Program ini menjadi terobosan penting, mengingat Sekolah Rakyat diarahkan untuk menjangkau anak-anak dari keluarga miskin dan rentan. Guru yang lolos seleksi diharapkan mampu membangun ekosistem pendidikan yang inklusif.
Sejumlah pengamat menilai, kebijakan ini menandai pergeseran strategi Kemensos dalam mengatasi kemiskinan. Pendidikan ditempatkan bukan hanya sebagai hak dasar, tetapi juga alat transformasi sosial.
Di sisi lain, adanya syarat sertifikat pendidik dan pengalaman pendidikan menuntut kualitas tinggi dari para pelamar. Hal ini dianggap langkah tepat untuk menjamin mutu pengajaran di Sekolah Rakyat.
Kolaborasi antar kementerian juga menjadi catatan positif. Dengan melibatkan Kemendikdasmen, KemenPANRB, dan BKN, proses seleksi diharapkan lebih transparan dan akuntabel.
Bagi masyarakat luas, seleksi ini membuka peluang kerja sekaligus kesempatan untuk berkontribusi langsung pada agenda pengentasan kemiskinan ekstrem. Guru Sekolah Rakyat akan berada di garda terdepan dalam membentuk generasi penerus bangsa.
Dengan dibukanya 91 formasi baru ini, Kemensos menunjukkan bahwa pendidikan tetap menjadi pilar utama dalam strategi pembangunan sosial, dan peran guru menjadi penentu keberhasilan program Sekolah Rakyat.
Baca Juga
Komentar