Kapolsek Bantar Gebang Tinjau Pengolahan Lahan Jagung di Padurenan, Dukung Program Ketahanan Pangan
Kota Bekasi — Kapolsek Bantar Gebang, Kompol Sukadi, bersama jajarannya melakukan monitoring kegiatan pengolahan lahan jagung di Kelurahan Padurenan, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, pada Senin (20/10/2025).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang diinisiasi oleh Polres Metro Bekasi Kota sebagai upaya mendukung ketersediaan bahan pangan di wilayah perkotaan.
Turut mendampingi dalam kegiatan itu, Waka Polsek Bantar Gebang AKP Karna, Kanit Binmas Iptu Jamingan, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Padurenan Aipda Mugiyono dan Aiptu Munasir.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa lahan seluas 4,1 hektare tersebut masih dalam tahap pembersihan rumput menggunakan alat berat buldoser sebelum proses penanaman dimulai.
Kapolsek Bantar Gebang, Kompol Sukadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah nyata kepolisian dalam mendukung program pemerintah pusat dan daerah di sektor pangan.
“Kami dari Polsek Bantar Gebang akan terus memantau dan mendukung program ketahanan pangan ini. Diharapkan dengan adanya lahan jagung ini, dapat memberikan kontribusi positif bagi ketersediaan pangan masyarakat,” ujar Sukadi di lokasi.
Ia menambahkan, inisiatif tersebut juga menjadi wujud kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam menjaga kemandirian pangan di tengah dinamika ekonomi.
Menurutnya, sektor pertanian masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan di wilayah pinggiran Kota Bekasi seperti Mustikajaya dan Bantar Gebang yang masih memiliki lahan produktif.
“Selain menjaga keamanan, kami juga ingin berperan aktif dalam membantu pemerintah meningkatkan ketahanan pangan di tingkat lokal,” imbuhnya.
Kegiatan monitoring ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat. Melalui kerja sama tersebut, diharapkan masyarakat dapat ikut terlibat dalam menjaga dan memanfaatkan lahan produktif secara berkelanjutan.
Selain pemantauan fisik, jajaran Polsek Bantar Gebang juga berkoordinasi dengan aparat kelurahan dan kelompok tani setempat untuk memastikan pengelolaan lahan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Lahan yang sedang digarap direncanakan akan ditanami jagung varietas unggul, yang dikenal memiliki ketahanan terhadap iklim kering dan produktivitas tinggi.
Polsek Bantar Gebang menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebatas proyek pertanian, tetapi juga bagian dari strategi ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat pascapandemi.
“Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga mitra masyarakat dalam membangun kesejahteraan bersama,” kata Sukadi.
Dengan adanya dukungan dari kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan program ketahanan pangan berbasis komunitas ini dapat menjadi contoh kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan di Kota Bekasi.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat apresiasi dari warga sekitar yang turut menyambut baik langkah Polsek Bantar Gebang dalam mendukung kemandirian pangan lokal.
Baca Juga
Komentar