IPB University Buka 100 Lowongan Dosen Tetap Non-PNS untuk 13 Fakultas dan Sekolah
BOGOR — Institut Pertanian Bogor (IPB University) kembali membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung sebagai dosen tetap non-Pegawai Negeri Sipil (non-PNS). Dalam pengumuman resminya, Jumat (24/10/2025), IPB mengumumkan pembukaan 100 formasi dosen tetap non-PNS yang tersebar di 13 fakultas dan sekolah.
Rekrutmen ini menjadi bagian dari upaya IPB memperkuat kapasitas akademik dan memperluas jejaring riset di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam pengumuman di laman resmi rekrutmen IPB, disebutkan bahwa proses pendaftaran dilakukan secara daring mulai 24 Oktober hingga 21 November 2025.
Rektor IPB University, melalui siaran persnya, menyampaikan bahwa seleksi ini terbuka bagi lulusan terbaik dari berbagai disiplin ilmu yang memiliki komitmen untuk mengembangkan pendidikan tinggi di Indonesia.
“IPB selalu berupaya menghadirkan tenaga pendidik yang unggul, berintegritas, dan berorientasi global. Kami membuka ruang bagi talenta akademik muda yang siap berkontribusi,” ujar pihak rektorat IPB.
Sebanyak 13 fakultas dan sekolah di lingkungan IPB yang membuka formasi antara lain Fakultas Pertanian (Faperta), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Fakultas Peternakan (Fapet), Fakultas Kehutanan dan Lingkungan (Fahutan), serta Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta).
Selain itu, formasi juga dibuka untuk Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM), Fakultas Ekologi Manusia (FEMA), serta Fakultas Kedokteran (FK).
Tiga sekolah di bawah IPB yang turut membuka kesempatan ialah Sekolah Vokasi (SV), Sekolah Bisnis (SB), Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB), dan Sekolah Sains Data, Matematika dan Informatika (SSMI).
Persyaratan umum mencakup Warga Negara Indonesia, sehat jasmani dan rohani, memiliki integritas, serta tidak pernah terlibat pelanggaran hukum. Pelamar juga wajib bebas dari narkotika dan zat adiktif, serta belum memiliki NUPTK di perguruan tinggi lain.
Kandidat diutamakan berasal dari perguruan tinggi bereputasi global dengan peringkat Top 100–300 QS World University Ranking by Subject, baik dalam maupun luar negeri.
Selain itu, pelamar harus memiliki kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP 550 atau IELTS 6.5, yang masih berlaku maksimal dua tahun sejak penerbitan sertifikat.
Untuk kualifikasi S2, IPB mendorong pelamar yang memiliki pengalaman mobilitas internasional seperti pelatihan, pertukaran mahasiswa, atau seminar internasional. Sedangkan untuk kualifikasi S3, calon dosen diharapkan memiliki H-Index G-Scholar minimal 3 untuk sosial humaniora dan 4 untuk sains dan teknologi.
Dalam tahapan seleksi, IPB telah menetapkan jadwal ketat mulai dari seleksi administrasi pada 24–28 November 2025, ujian seleksi kompetensi dasar pada 4 Desember 2025, hingga tahap akhir wawancara pimpinan universitas pada 8–9 Januari 2026.
Hasil akhir seleksi akan diumumkan pada 20 Januari 2026, dan diikuti pemberkasan dokumen antara 21–31 Januari 2026.
Pihak IPB menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya dan dilakukan hanya melalui situs resmi universitas.
“IPB University tidak bekerja sama dengan pihak mana pun di luar kanal resmi. Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan IPB,” jelas panitia seleksi.
Melalui rekrutmen ini, IPB berharap dapat menghadirkan tenaga akademik yang mampu memperkuat reputasi kampus di kancah global dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.
Dengan visi “membangun kampus unggul berbasis riset dan inovasi”, IPB terus membuka ruang bagi generasi muda untuk menjadi bagian dari perubahan dunia pendidikan tinggi.
Baca Juga
Komentar