Heboh Seruan Demo 25 Agustus, Publik Desak Bubarkan DPR Imbas Tunjangan Rp50 Juta
Pena Insight
Jakarta, 23 Agustus 2025 – Jagat media sosial tengah diramaikan dengan seruan aksi demonstrasi yang disebut akan berlangsung pada Senin, 25 Agustus 2025. Ajakan tersebut beredar luas di WhatsApp, TikTok hingga platform X (Twitter), dengan satu tuntutan utama yang mengejutkan: mendesak Presiden Prabowo Subianto membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI).
Seruan yang menargetkan Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta, itu lahir dari meningkatnya sentimen negatif publik terhadap lembaga legislatif. Salah satu akun X bahkan menyebut gelombang kemarahan masyarakat telah mencapai puncaknya setelah isu kenaikan tunjangan perumahan anggota DPR mencuat ke publik.
“Demo Akbar Mahasiswa, rakyat, buruh, kpsi Di Gedung DPR-RI pada tanggal 25 Agustus 2025. Untuk proteksi diri dan aman pakai polybag/plastik sebagai penutup kepala untuk pelindung saat tembakan gas air mata diarahkan kepada kita,” tulis akun X
Penting dicatat, seruan demo “bubarkan DPR” berbeda dengan aksi unjuk rasa yang memang sudah dipastikan akan digelar Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) pada tanggal yang sama. KSPI menuntut kenaikan upah minimum sebesar 8,5–10,5 persen serta penghapusan praktik outsourcing.
Sorotan publik terhadap DPR muncul setelah adanya kebijakan tunjangan perumahan yang nilainya mencapai Rp50 juta per bulan. Ketua DPR RI, Puan Maharani, menegaskan tidak ada kenaikan gaji pokok, melainkan kompensasi karena anggota DPR sudah tidak lagi mendapatkan rumah jabatan.
Sementara Wakil Ketua DPR, Adies Kadir, menilai tunjangan sebesar itu masih masuk akal mengingat biaya sewa rumah atau indekos di kawasan Senayan yang tinggi.
“Jadi, saya mungkin untuk pengganti rumah dinas yang tidak ada, anggota DPR dengan sekitar Rp50 juta uang sewa rumah, itu indekos, uang indekos dengan harga Rp3 juta sebulan, saya rasa masih make sense dengan tugas-tugas kenegaraan mereka,” kata Adies di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Selasa (19/8/2025).
Kini publik menanti, apakah seruan demo pada 25 Agustus benar-benar akan terwujud di lapangan atau hanya menjadi gaung viral di media sosial.
Baca Juga
Komentar