Hari Bhayangkara ke-79, Sinergi TNI dan Pemprov Kalteng Beri Kejutan Simbolik kepada Kapolda
Pena Insight
Palangka Raya, 2 Juli 2025 — Perayaan Hari Bhayangkara ke-79 di Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) berlangsung meriah dan penuh makna dengan hadirnya kejutan-kejutan dari Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan unsur TNI. Acara ini menegaskan pentingnya soliditas antara Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah sebagai fondasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kejutan dimulai dari Gubernur Agustiar Sabran dan Istri yang hadir langsung membawa tumpeng serta memberikan ucapan selamat kepada Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan. Inisiatif ini disambut hangat oleh jajaran kepolisian sebagai bentuk kepedulian sekaligus sinyal kuat dukungan Pemerintah Provinsi dalam memperkuat stabilitas keamanan di wilayah Kalimantan Tengah.

Kejutan tak berhenti di tangan Gubernur. Brigjen TNI Wimoko, Danrem 102 Panju Panjung, menyusul dengan drumband dan iring-iringan kendaraan taktis yang membawa tumpeng. Tak ketinggalan, Danlatamal XII, Laksamana Pertama TNI Avianto Rooswirawan menyerahkan miniatur kapal, serta Danlanud Iskandar Letkol Pnb Nugroho Tri membawa tumpeng dan kue ulang tahun khusus untuk Kapolda.
Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Gubernur Kalteng yang kemudian diberikan secara simbolis kepada Kapolda Kalteng. Momen ini menjadi simbol kolaborasi strategis antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam membangun wilayah yang aman, damai, dan sejahtera.
Dalam sambutannya, Gubernur Sabran menyatakan bahwa Hari Bhayangkara bukan sekadar ajang seremonial, melainkan refleksi akan pentingnya kerja kolektif menjaga keamanan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi harus terus dijaga agar manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat Bumi Tambun Bungai.
Kejutan-kejutan ini tidak hanya mempererat hubungan personal antar pejabat, tetapi juga memainkan peran penting dalam membentuk narasi publik tentang soliditas negara. Di tengah tantangan sosial dan ekonomi, sinergi seperti ini diperlukan sebagai penyejuk dinamika lokal dan nasional.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengucapkan terima kasih atas kejutan yang dinilainya sarat makna. Ia menilai momentum seperti ini menjadi penguat semangat jajaran kepolisian untuk terus menjaga Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) dengan dukungan penuh dari stakeholder daerah.
Rangkaian perayaan tersebut menjadi cerminan dari keseriusan seluruh elemen negara dalam membangun konsolidasi keamanan. Dengan situasi sosial yang makin kompleks, pendekatan kolaboratif seperti ini menjadi model efektif dalam merawat keamanan dan kepercayaan publik.
Meski dibalut kejutan dan simbolisme, substansi dari perayaan ini tetap jelas: memperkuat kehadiran negara melalui harmoni kerja antara unsur keamanan dan pemerintahan daerah. Yang dibutuhkan ke depan adalah keterbukaan institusi kepada publik bahwa kolaborasi ini benar-benar memberikan dampak nyata.

Perayaan Hari Bhayangkara ke-79 di Polda Kalteng memberikan contoh teladan bagaimana hubungan antar-lembaga dapat dikelola dengan pendekatan kolegial dan produktif. Sinergitas TNI, Polri, dan Pemda bukan hanya pondasi stabilitas lokal, tetapi juga investasi bagi masa depan ketahanan nasional.
Baca Juga
Komentar