Dua Personel Brimob Gugur Diserang KKB Pimpinan Aibon Kogoya di Nabire
Pena Insight
Nabire, Papua Tengah 15 Agustus 2025 – Dua anggota Brimob Yon C Nabire gugur setelah diserang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya di Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire, Rabu (13/8/2025) sekitar pukul 10.50 WIT. Insiden terjadi saat kedua korban tengah bertugas dalam Operasi Damai Cartenz.
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pelaku diduga dua anggota KKB bersenjata laras panjang. Saksi di lokasi melihat pelaku berambut gimbal dan mengenakan celana pendek, menuruni bukit sebelum melepaskan tembakan.
Kedua korban, Brigpol Muhammad Arif Maulana (34) dan Bripda Nelson Runaki (26), ditembak dari jarak dekat. Bripda Nelson gugur di tempat, sementara Brigpol Arif juga menjadi sasaran tembakan hingga akhirnya meninggal dunia.
Dari lokasi kejadian, KKB membawa kabur dua pucuk senjata AK-101, enam magazen, dan satu body vest. Barang bukti yang tersisa di TKP antara lain sembilan selongsong peluru kaliber 7,62 mm, sembilan selongsong kaliber 5,56 mm, dua ponsel milik korban, headset, serta satu proyektil yang ditemukan pada tubuh Brigpol Arif.
Kedua almarhum dikenal ramah dan dekat dengan masyarakat di daerah penugasan. Warga setempat mengaku kehilangan sosok yang selalu membantu tanpa pamrih di tengah keterbatasan wilayah terpencil.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, menyampaikan duka mendalam dan menegaskan langkah penegakan hukum akan dilakukan. “Kami sangat berduka atas kehilangan dua personel terbaik. Tindakan tegas dan terukur akan diambil untuk mengejar pelaku, khususnya kelompok Aibon Kogoya, serta memastikan keamanan wilayah,” ujarnya.
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, turut mendampingi pernyataan tersebut. Ia memastikan koordinasi terus dilakukan untuk memperkuat keamanan di jalur strategis Trans Nabire Paniai.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan bekerja sama dengan aparat. “Percayakan sepenuhnya proses pengejaran kepada aparat. Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Pengorbanan Brigpol Arif dan Bripda Nelson menjadi pengingat tingginya risiko yang dihadapi aparat keamanan di Papua. Kedua jenazah telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara layak.
Saat ini, aparat masih melakukan pengejaran intensif terhadap KKB pimpinan Aibon Kogoya. Patroli dan pengamanan di titik-titik rawan terus ditingkatkan untuk mencegah terulangnya insiden serupa.
Baca Juga
Komentar