Divhumas Polri Gelar Gerakan Pangan Murah 2025, Ringankan Beban Warga
Pena Insight
Jakarta, 26 Agustus 2025 – Divisi Humas Polri bersama Perum Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah 2025 di Lapangan Apel Divhumas Polri, Jakarta, Senin (25/8/2025). Program ini menjadi langkah nyata Polri dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mendukung kebijakan pemerintah menjaga stabilitas harga pangan.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa kegiatan ini difokuskan pada penyaluran empat komoditas utama melalui Koperasi Humas Polri.
“Pada Gerakan Pangan Murah kali ini, kami menyediakan paket pangan murah yang berisi empat komoditas utama, yaitu beras 10 kg seharga Rp110.000, terigu Rp11.000, gula Rp17.500, dan minyak goreng Rp18.500. Jadi total paket hanya Rp157.000,” ujar Brigjen Trunoyudo kepada wartawan.
Menurutnya, Gerakan Pangan Murah ini tidak hanya ditujukan bagi masyarakat umum, tetapi juga menyasar insan pers dan anggota Polri di lingkungan Divhumas. Dengan begitu, manfaat kegiatan ini bisa langsung dirasakan secara luas oleh berbagai lapisan.
“Divisi Humas Polri melalui Koperasi Humas bekerja sama dengan Bulog dalam mendistribusikan paket pangan murah ini. Harapannya, masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari apa yang dilakukan Polri, sebagai bentuk pengabdian dan kehadiran Polri yang bermanfaat,” jelasnya.
Gerakan ini juga diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menekan laju inflasi, menjaga ketersediaan pangan, dan menstabilkan harga bahan pokok di pasaran.
Kegiatan serupa sebelumnya telah digelar di berbagai wilayah, termasuk oleh jajaran Polda hingga Polres, sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga beras, gula, dan minyak goreng.
Selain itu, Polri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah dalam pengendalian inflasi. Melalui kerja sama dengan Bulog dan stakeholder lainnya, Gerakan Pangan Murah akan diperluas agar semakin banyak masyarakat yang terbantu.
“Ini adalah wujud nyata kehadiran Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya untuk menjaga stabilitas harga pangan dan meringankan beban masyarakat,” tutup Brigjen Trunoyudo.
Baca Juga
Komentar