Bekasi Dan Seongnam Resmi Kerja Sama, Peluang Investasi dan Teknologi Terbuka Lebar
BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi resmi menjalin kerja sama internasional dengan Kota Seongnam, Korea Selatan, melalui penandatanganan perjanjian sister city yang berlangsung pada 7 April 2026 di Balai Kota Seongnam, Provinsi Gyeonggi.
Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, bersama Wali Kota Seongnam, Shin Sangjin. Turut hadir dalam kesempatan itu delegasi dari kedua kota serta perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Korea Selatan.
Kerja sama ini menandai babak baru hubungan bilateral antara kedua kota, sekaligus memperluas cakupan kolaborasi lintas sektor yang sebelumnya telah terjalin, khususnya di bidang olahraga sejak 2022.
Dalam publikasi resmi media Korea, Bekasi disebut sebagai salah satu kota industri dan ekonomi terkemuka di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Barat. Dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 2,6 juta jiwa, Bekasi dinilai memiliki pertumbuhan pesat yang ditopang oleh kawasan industri besar dan basis manufaktur yang kuat.
Sejumlah sektor utama seperti otomotif, elektronik, hingga logistik berkembang pesat di wilayah ini, menjadikan Bekasi sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional.

Selain itu, posisi Bekasi sebagai kota penyangga Jakarta dinilai memiliki kesamaan strategis dengan Seongnam yang berada di sekitar Seoul, ibu kota Korea Selatan.
Melalui perjanjian sister city ini, kedua kota sepakat memperluas kerja sama ke berbagai bidang penting, di antaranya:
- Ekonomi dan perdagangan
- Sistem transportasi cerdas (intelligent transportation system)
- Pengembangan smart city
- Pariwisata dan promosi budaya
- Infrastruktur dan pengelolaan lingkungan
Sinergi antara infrastruktur kota pintar Seongnam yang telah maju dengan potensi pertumbuhan Bekasi yang dinamis diharapkan mampu menciptakan kolaborasi yang saling menguntungkan.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyebut kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk mempercepat kemajuan kota.
“Merupakan suatu kehormatan dapat menjalin hubungan sister city dengan Seongnam, pusat Revolusi Industri Keempat di Korea. Kami akan menjadikan teknologi dan kebijakan mereka sebagai referensi untuk mendorong Bekasi melangkah lebih jauh,” ujar Tri.
Sementara itu, Wali Kota Seongnam, Shin Sangjin, menilai Bekasi sebagai kota dengan potensi pertumbuhan yang sangat besar.
“Saya sangat senang dapat bermitra dengan Bekasi. Kami berharap kerja sama ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi model kolaborasi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat kedua kota,” ungkapnya.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, delegasi Kota Bekasi juga melakukan sejumlah agenda penting, antara lain:
- Mengunjungi pusat pelatihan dan pendidikan alat kesehatan
- Meninjau Institut Riset Biomedis di Rumah Sakit Bundang Universitas Nasional Seoul
- Mengunjungi Pusat Informasi Terpadu Kota Seongnam untuk mempelajari sistem pengelolaan kota pintar
Selain itu, kerja sama di bidang olahraga juga diperkuat melalui perpanjangan nota kesepahaman dengan Dewan Olahraga Seongnam serta kunjungan ke klub sepak bola profesional Seongnam FC.
Dengan bergabungnya Bekasi, Kota Seongnam kini memiliki total 14 kota mitra internasional yang terdiri dari 6 sister city dan 8 kota persahabatan.
Kerja sama ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi peningkatan investasi, transfer teknologi, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di Kota Bekasi dalam menghadapi era industri modern.
Baca Juga
Komentar