BBRI Jadi Saham Favorit 2026, Ramalan Cuan Tembus 36% Lampaui IHSG
Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) diproyeksikan menjadi primadona pasar saham pada 2026. Broker Semesta Indovest menempatkan BBRI sebagai saham dengan potensi cuan terbesar, bahkan melampaui kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam berbagai skenario.
Dalam riset terbarunya, Semesta Indovest mencatat kinerja IHSG yang solid sepanjang 2025. Indeks komposit Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat menguat sekitar 22% sepanjang tahun ini.
Tren bullish IHSG terutama terjadi pada kuartal IV-2025. Penguatan tersebut didukung oleh membaiknya risk appetite investor seiring meredanya risiko resesi global dan deeskalasi perang dagang.
“Optimisme investor juga ditopang oleh tingkat inflasi yang melandai sehingga memperkuat ekspektasi sikap bank-bank sentral yang lebih dovish terhadap kebijakan suku bunga pada paruh kedua 2025,” tulis Semesta Indovest dalam risetnya, dikutip Jumat (26/12/2025).
Dari sisi aliran dana, tekanan capital outflow juga menunjukkan perbaikan. Hingga November 2025, total capital outflow di pasar reguler BEI tercatat mencapai Rp29,6 triliun.
Angka tersebut membaik dibandingkan awal semester II-2025 yang sempat menembus lebih dari Rp50 triliun. Kondisi ini mencerminkan mulai pulihnya kepercayaan investor terhadap pasar saham domestik.
Di tengah meredanya ketidakpastian ekonomi global, termasuk risiko perubahan kebijakan tarif dan eskalasi geopolitik, Semesta Indovest melakukan revisi target IHSG.
Broker ini menaikkan target IHSG tahun 2025 menjadi 8.300 untuk skenario baseline, serta 9.130 untuk skenario topline.
Sementara itu, untuk tahun 2026, Semesta Indovest memproyeksikan IHSG berada di level 9.000 pada skenario dasar dan 9.900 pada skenario optimistis.
Dengan proyeksi tersebut, potensi kenaikan IHSG pada 2026 diperkirakan mencapai sekitar 19%, dihitung dari target baseline 2025 ke skenario topline 2026.
Meski prospek IHSG dinilai masih atraktif, Semesta Indovest menilai peluang cuan terbesar justru datang dari saham-saham pilihan tertentu, terutama sektor perbankan dan komoditas.
Dalam rekomendasinya, broker ini memilih enam saham unggulan untuk tahun 2026, yakni BBRI, BMRI, ASII, TLKM, ANTM, dan MYOR.
Seluruh saham tersebut direkomendasikan buy dengan target harga masing-masing Rp4.950 untuk BBRI, Rp5.500 untuk BMRI, Rp7.450 untuk ASII, Rp4.000 untuk TLKM, Rp4.050 untuk ANTM, dan Rp2.650 untuk MYOR.
Dari daftar tersebut, BBRI menjadi saham dengan potensi cuan paling besar. Semesta Indovest memproyeksikan potensi kenaikan harga BBRI mencapai 36,4%.
Potensi tersebut jauh melampaui proyeksi kenaikan IHSG, sehingga menjadikan BBRI sebagai saham favorit broker untuk 2026.
Di posisi kedua, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) diperkirakan memiliki potensi cuan sebesar 32,6%, didorong oleh prospek komoditas dan transisi energi.
Saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) menempati posisi ketiga dengan potensi kenaikan sekitar 25%, seiring stabilnya konsumsi domestik.
Sementara itu, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) diproyeksikan memiliki potensi cuan 14,1%, disusul PT Astra International Tbk (ASII) sebesar 12,9%, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sebesar 12,7%.
Semesta Indovest menilai sektor perbankan tetap menjadi tulang punggung pasar saham nasional, terutama emiten dengan fundamental kuat dan basis bisnis domestik yang solid seperti BBRI.
Dengan kombinasi prospek makro yang membaik, stabilitas inflasi, serta peluang pelonggaran suku bunga, saham-saham unggulan dinilai berpotensi memberikan imbal hasil optimal pada 2026.
Namun demikian, investor tetap diimbau mencermati dinamika global dan domestik, termasuk arah kebijakan moneter, geopolitik, serta kinerja fundamental emiten.
Di tengah peluang IHSG melanjutkan tren naik, strategi selektif pada saham dengan potensi outperform seperti BBRI dinilai menjadi kunci untuk meraih cuan maksimal pada 2026.
Baca Juga
Komentar