Wakil Wali Kota Bekasi Letakkan Batu Pertama Ponpes Yasfi 3, Target Cetak Generasi Emas Berakhlak
Kota Bekasi — Komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam mendukung pendidikan berbasis keagamaan kembali ditegaskan. Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Pondok Pesantren Yasfi 3, Senin (26/1/2026). Momentum ini menjadi langkah awal lahirnya pusat pendidikan Islam baru yang diharapkan melahirkan generasi muda unggul dan berakhlak mulia.
Acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Turut hadir pimpinan Pondok Pesantren Yasfi, para tokoh ulama, masyarakat sekitar, serta mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu. Kehadiran berbagai tokoh ini menandakan kuatnya dukungan terhadap pengembangan lembaga pendidikan pesantren di Kota Bekasi.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe menyampaikan harapan besar terhadap pembangunan Ponpes Yasfi 3. Ia menilai pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda, tidak hanya dari sisi keilmuan agama, tetapi juga moral dan kebangsaan.
“Yang ke-3 ini mudah-mudahan bisa membawa cahaya iman, cahaya kebenaran, dan cahaya ilmu pengetahuan, serta mencetak generasi emas,” ujar Harris Bobihoe.
Menurutnya, hadirnya Ponpes Yasfi 3 bukan sekadar penambahan fasilitas pendidikan, melainkan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia Kota Bekasi yang religius, berintegritas, dan berdaya saing.
Wakil Wali Kota juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen memperkuat sinergi dengan lembaga pesantren. Ia menyebut pesantren sebagai mitra strategis pemerintah dalam menanamkan nilai keislaman, kebangsaan, serta membangun karakter generasi muda yang kuat menghadapi tantangan zaman.

“Atas nama Pemerintah Kota Bekasi, kami mengucapkan terima kasih kepada para kiai. Mudah-mudahan pembangunan ini berjalan lancar dan semakin banyak generasi muda kita yang bisa menuntut ilmu di Pondok Yasfi 3,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan sektor pendidikan, khususnya pendidikan berbasis keagamaan, akan terus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Nilai-nilai moral dan spiritual dinilai sebagai fondasi penting bagi kemajuan kota.
Pimpinan Pondok Pesantren Yasfi menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan gedung baru tersebut. Menurutnya, Ponpes Yasfi 3 akan menjadi pengembangan dari lembaga sebelumnya yang telah banyak melahirkan santri berprestasi dan berakhlak baik.
Tokoh ulama yang hadir juga menyambut baik langkah ini. Mereka berharap Ponpes Yasfi 3 dapat menjadi pusat dakwah, pendidikan, dan pembinaan umat yang memberi manfaat luas bagi masyarakat Bekasi dan sekitarnya.
Sementara itu, mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu yang turut hadir menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan pembangunan pesantren Yasfi. Ia menilai kesinambungan dukungan pemerintah terhadap pesantren adalah bukti nyata perhatian terhadap pembangunan karakter generasi bangsa.
Pemerintah Kota Bekasi melihat pesantren bukan hanya lembaga pendidikan agama, tetapi juga tempat membangun kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, dan rasa cinta tanah air. Dengan hadirnya Ponpes Yasfi 3, diharapkan semakin banyak anak muda Bekasi yang mendapatkan akses pendidikan berkualitas berbasis nilai spiritual dan moral.
Wakil Wali Kota menegaskan bahwa generasi emas yang dicita-citakan bangsa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara iman dan akhlak.
Peletakan batu pertama ini menandai dimulainya pembangunan fisik gedung Ponpes Yasfi 3. Masyarakat sekitar turut menyambut antusias dan berharap proyek pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai.
Acara ditutup dengan doa bersama agar pembangunan pesantren ini diberi kelancaran, membawa keberkahan, serta menjadi ladang amal bagi semua pihak yang terlibat.
Dengan dimulainya pembangunan Ponpes Yasfi 3, Kota Bekasi kembali meneguhkan jati diri sebagai kota yang tidak hanya tumbuh secara infrastruktur, tetapi juga kuat dalam pembangunan moral, spiritual, dan pendidikan karakter generasi mudanya.
Baca Juga
Komentar