Tri Adhianto Shalat Jumat Keliling, Serap Aspirasi dan Keluhkan Banjir Warga Kayuringin
Kota Bekasi — Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, kembali melaksanakan kegiatan rutin Shalat Jumat Keliling sebagai bentuk kedekatan dengan masyarakat. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (17/10/2025) di Masjid Al-Amanah, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan.
Program Shalat Jumat Keliling telah menjadi agenda tetap Wali Kota setiap pekan. Melalui kegiatan tersebut, Tri ingin menjadikan rumah ibadah sebagai sarana silaturahmi sekaligus wadah komunikasi langsung antara pemerintah dan warga.
“Selain beribadah bersama, kegiatan Jumat Keliling ini menjadi ruang silaturahmi. Warga bisa langsung menyampaikan hal-hal yang dirasakan di wilayahnya, dan saya bisa tanggapi langsung di tempat,” ujar Tri Adhianto.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut memberi kesempatan bagi dirinya untuk melihat langsung kondisi lapangan serta mendengarkan aspirasi warga tanpa perantara birokrasi.

Dalam kesempatan itu, sejumlah warga menyampaikan persoalan lingkungan, terutama masalah banjir yang masih kerap terjadi di sekitar kawasan Masjid Al-Amanah. Menurut warga, saat curah hujan tinggi, air kerap meluap hingga mencapai dua meter dan mengganggu aktivitas warga sekitar.
Menanggapi hal tersebut, Tri menyebut bahwa Pemkot Bekasi sudah menyiapkan langkah-langkah antisipasi melalui koordinasi dengan BPBD Kota Bekasi.
“Sudah kita bahas bersama BPBD. Beberapa titik akan dilakukan rekayasa saluran air, termasuk penambahan pompa dan kesiapan perahu karet untuk kondisi darurat,” terangnya.
Tri menambahkan, penanganan banjir membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari dinas teknis, masyarakat, hingga pengelola kawasan. Ia mengajak semua pihak menjaga kebersihan saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan.
“Kalau semua disiplin dan saling peduli, masalah banjir bisa kita tekan bersama,” ujarnya.
Wali Kota juga menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan program Shalat Jumat Keliling secara konsisten selama tidak ada agenda kedinasan yang mendesak.
“Kalau tidak ada kegiatan yang harus saya tinggalkan, setiap Jumat saya akan sempatkan hadir di masjid-masjid wilayah untuk beribadah dan berinteraksi langsung dengan masyarakat,” katanya.
Kegiatan tersebut, lanjut Tri, menjadi wujud nyata kepemimpinan yang dekat dan terbuka terhadap aspirasi masyarakat.
Usai pelaksanaan salat Jumat, suasana keakraban berlanjut saat Tri disambut para siswa Sekolah Islam Alhusna yang berlokasi tak jauh dari masjid.
Para siswa tampak antusias menyapa Wali Kota. Beberapa bahkan meminta tanda tangan di baju olahraga mereka sebagai kenang-kenangan.

Dalam momen santai itu, Tri menyempatkan diri berbincang dengan anak-anak, menanyakan pelajaran favorit serta memberi semangat agar terus belajar dengan rajin.
“Anak-anak inilah masa depan Kota Bekasi. Semangat dan keceriaan mereka menjadi energi positif bagi kita semua,” tutur Tri sambil tersenyum.
Kehangatan interaksi tersebut menutup kegiatan Jumat Keliling hari itu dengan suasana penuh kebersamaan. Program ini diharapkan terus menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Bekasi yang lebih harmonis dan maju.
Baca Juga
Komentar