TNI-Polri dan Warga di Jakasampurna Lakukan Aksi K3 Jadi Solusi Nyata Atasi Masalah Lingkungan di Kota Bekasi
Pena Insight
Kota Bekasi, 2 Agustus 2025 – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan kembali menggeliat di Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat. Pagi ini, Sabtu (2/8), aparat TNI-Polri bersama warga dan unsur kelurahan menggelar kegiatan Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan (K3) di kawasan Jl. Patriot Raya, Kampung Dua RT 06/RW 02. Kegiatan tersebut menjadi refleksi nyata sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan ruang hidup yang sehat dan nyaman.
Dipimpin oleh Kasi Penertiban dan Ketertiban Umum Kelurahan Jakasampurna, Nasrudin, kegiatan K3 menyasar pembersihan lingkungan secara menyeluruh. Mulai dari pemangkasan rumput liar, pemotongan ranting pohon, pengangkutan sampah, hingga penataan ulang area publik. Pekerjaan dilakukan bersama-sama oleh personel Bhabinkamtibmas, Babinsa, Linmas, petugas DLH Kota Bekasi, serta warga setempat.
Bhabinkamtibmas Aiptu Sulistanto menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya soal bersih-bersih, tapi juga upaya membangun kesadaran kolektif. "Kami ingin lingkungan ini jadi ruang hidup yang aman dan nyaman. Sinergi seperti ini adalah cermin masyarakat yang tangguh," ujarnya. Menurutnya, partisipasi warga adalah kunci utama dalam menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana guyub dan tertib. Tidak hanya para petugas, warga dari berbagai usia turut berkontribusi. Lansia, ibu rumah tangga, hingga pemuda setempat tampak terlibat aktif, menciptakan suasana kerja bakti yang penuh semangat. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran menjaga lingkungan masih tertanam kuat di masyarakat urban.
Kapolsek Bekasi Barat, AKP Dr. H. Wahyudi, S.H., M.H., memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi ini. "Kegiatan seperti ini adalah langkah preventif yang strategis. Kami akan terus mendukung dan mendorong inisiatif positif warga agar tercipta lingkungan yang kondusif," katanya. Wahyudi menyebut kegiatan K3 ini sebagai bagian dari strategi keamanan berbasis komunitas.
Di tengah maraknya persoalan lingkungan kota, kegiatan ini hadir sebagai solusi konkret yang bisa direplikasi di wilayah lain. Masalah kebersihan dan ketertiban tak bisa diselesaikan hanya dengan regulasi—diperlukan partisipasi aktif masyarakat dan kehadiran aparat yang solutif.
Penting dicatat bahwa kegiatan semacam ini juga berdampak pada menurunnya potensi gangguan kamtibmas. Lingkungan yang bersih dan tertata cenderung lebih aman dan jauh dari tindakan kriminalitas kecil seperti pencurian dan vandalisme. Inilah bentuk nyata penguatan sistem keamanan berbasis masyarakat (community policing).
Selain itu, kegiatan K3 juga dapat menjadi sarana edukasi lingkungan bagi generasi muda. Keterlibatan remaja dalam aksi ini perlu terus ditumbuhkan agar mereka memiliki tanggung jawab sosial terhadap lingkungannya sejak dini. Hal ini penting untuk membangun masyarakat yang peduli dan berdaya.
Kegiatan hari ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi bagian dari narasi besar membangun kota yang ramah dan inklusif. Diharapkan momentum ini tidak berhenti di Jakasampurna, melainkan menjadi budaya bersama di seluruh kecamatan di Kota Bekasi.
Dengan adanya sinergi TNI, Polri, dan masyarakat, kegiatan K3 di Jakasampurna memberi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menjadi motor perubahan yang efektif dalam menyelesaikan masalah klasik kota: lingkungan yang bersih, tertib, dan manusiawi.
Baca Juga
Komentar