TMMD Reguler ke-125 di Kota Bekasi, TNI Gelar Penyuluhan Wawasan Kebangsaan dan Kesehatan Masyarakat
Pena Insight
Bekasi, 3 Agustus 2025 — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 Tahun Anggaran 2025 di Kota Bekasi menunjukkan wajah pembangunan yang holistik. Tak hanya berfokus pada aspek fisik seperti infrastruktur, kegiatan TMMD kali ini juga menyasar pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan kebangsaan dan kesehatan, sebagai bagian dari penguatan ketahanan nasional berbasis komunitas.
Berlokasi di Jl. Bengkong, Kampung Babakan, RT 001 RW 006, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, kegiatan non-fisik ini digelar pada Sabtu (2/8/2025) mulai pukul 08.00 WIB, dengan melibatkan unsur TNI, Polri, dinas pemerintahan, dan masyarakat lokal. Kegiatan berlangsung penuh interaksi dan partisipatif.

Mengusung tema:
“Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah,”
kegiatan ini dipimpin oleh Lettu Arm. Ahmad Yani dari Kodam Jaya, sekaligus sebagai narasumber utama materi Wawasan Kebangsaan. Ia menekankan pentingnya semangat nasionalisme, cinta tanah air, serta bahaya disintegrasi sosial di tengah dinamika global.
Dari sektor kesehatan, Nadya dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi menyampaikan materi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), bahaya stunting, serta antisipasi demam berdarah. Ia menegaskan bahwa kesehatan adalah pondasi utama produktivitas masyarakat.
Materi dari Ibu Nida (KBP3) menyasar pentingnya Keluarga Berencana (KB), kesehatan reproduksi, serta bahaya pernikahan dini yang masih menjadi tantangan di wilayah urban pinggiran.
Sementara itu, dari unsur kepolisian, Aiptu Sarjono, S.H. (Polsek Bantargebang) menyampaikan edukasi mengenai kamtibmas dan pencegahan kenakalan remaja yang dinilai penting seiring meningkatnya pergaulan bebas dan penggunaan media digital.
Sedikitnya 45 warga RW 006 hadir dalam sesi penyuluhan yang berlangsung hangat dan terbuka. Antusiasme warga menunjukkan tingginya kebutuhan akan ruang edukasi sosial yang menyentuh langsung persoalan sehari-hari.
Kapolsek Bantargebang, Kompol Sukadi, S.H., M.M., menyampaikan bahwa TMMD bukan hanya program pembangunan fisik, tetapi juga media strategis untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan ketahanan lokal.
“Ini bukan sekadar penyuluhan, tetapi bentuk sinergi nyata antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk memperkuat ketahanan dari dalam,” tegasnya.
Program TMMD Reguler ke-125 di Kota Bekasi menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan non-fisik adalah kunci dalam menciptakan masyarakat yang mandiri, sehat, dan tangguh secara sosial. TNI hadir bukan hanya sebagai pelaksana pembangunan, melainkan sebagai katalisator perubahan sosial dan agen penggerak persatuan nasional.
Baca Juga
Komentar