Sinergi TNI–Polri dan Pemkot Bekasi, 480 Warga Jatimelati Terima Bantuan Pangan Beras
Pena Insight
Kota Bekasi, 2 Agustus 2025 — Pemerintah Kota Bekasi terus memperkuat jaring pengaman sosial melalui penyaluran bantuan pangan kepada warga kurang mampu. Sebanyak 480 kepala keluarga (KK) warga Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati, menerima bantuan beras dari pemerintah pusat dalam kegiatan yang berlangsung aman, tertib, dan transparan, Sabtu pagi.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional tahun anggaran 2025. Setiap warga penerima memperoleh dua karung beras berisi 10 kilogram untuk jatah bulan Juni dan Juli. Proses pembagian dilakukan di Kantor Kelurahan Jatimelati, Jalan Yanatera IV RT 005/001, dan dimonitor langsung oleh unsur TNI, Polri, serta perangkat kelurahan.

Bhabinkamtibmas Bripka Antok Setiawan dan Babinsa Serma Soehanto hadir sebagai representasi pengamanan dan pengawasan dari TNI-Polri. Mereka turut memastikan bahwa pelaksanaan pembagian bantuan berjalan lancar dan sesuai prosedur, tanpa adanya hambatan maupun pelanggaran distribusi.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kelurahan Jatimelati, Aditya Fajar, bersama staf Kesos Jaenudin, Ketua PSM Tati, anggota PSM, para staf kelurahan, serta Linmas Jatimelati. Seluruh unsur ini berperan aktif dalam mendata dan mengarahkan warga penerima agar proses berjalan cepat, tertib, dan efisien.
Kapolsek Pondokgede, Kompol Bambang Sugiharto, SH., MH., mengapresiasi sinergi lintas sektor yang ditunjukkan dalam kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran.
"Kegiatan ini mencerminkan komitmen TNI–Polri dan pemerintah daerah dalam melayani masyarakat secara adil dan merata. Distribusi bantuan pangan harus transparan dan betul-betul sampai ke tangan warga yang membutuhkan,” ujar Kompol Bambang.
Pihak kelurahan pun mengungkapkan bahwa proses distribusi dilakukan berdasarkan data yang valid. Warga penerima telah diverifikasi sebelumnya melalui mekanisme yang melibatkan tokoh RT, RW, serta pendamping sosial kelurahan.
Program bantuan beras ini menjadi harapan baru bagi warga Jatimelati yang terdampak kondisi ekonomi nasional dan global. Tidak hanya meringankan beban kebutuhan pokok, program ini juga dinilai memperkuat solidaritas sosial antarwarga, mempererat hubungan masyarakat dengan aparat pemerintah, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan sosial pemerintah.
Beberapa warga yang ditemui mengaku bersyukur dan berharap program ini terus berjalan secara rutin. Mereka juga mendukung keterlibatan aparat dalam pengawasan agar tidak terjadi penyelewengan dan agar bantuan benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan.
Baca Juga
Komentar