Polsek Jatisampurna Pastikan Aksi Massa ke DPR Tetap Kondusif, Perketat Penyekatan
Bekasi – Polsek Jatisampurna melakukan langkah preventif dengan menggelar penyekatan terhadap massa buruh, mahasiswa, pelajar, kelompok anarko, serta elemen masyarakat lainnya yang berencana menuju Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (24/9/2025).
Penyekatan berlangsung di Jalan Raya Alternatif Cibubur arah Jakarta sejak pukul 08.30 hingga 11.30 WIB. Langkah ini diambil untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guankamtibmas) yang kerap terjadi saat aksi unjuk rasa besar.
Kapolsek Jatisampurna, Iptu Musanif, mengatakan bahwa hingga pukul 10.30 WIB tidak ditemukan iring-iringan bus atau kendaraan lain yang membawa massa menuju Jakarta.
“Dari hasil pemantauan kami, tidak ada konvoi massa buruh, mahasiswa, pelajar maupun kelompok lainnya yang melintas di wilayah hukum Polsek Jatisampurna,” ujar Musanif.
Meski situasi terpantau aman, Polsek Jatisampurna tetap menempatkan personel di beberapa titik strategis guna mengantisipasi potensi pergerakan mendadak.
“Kami tetap bersiaga penuh. Tujuannya bukan untuk menghalangi aspirasi masyarakat, tetapi memastikan perjalanan aksi berlangsung tertib, aman, dan tidak menimbulkan gangguan bagi warga sekitar,” tambahnya.
Aksi unjuk rasa kali ini bertepatan dengan peringatan Tragedi Semanggi II dan Hari Tani Nasional, yang biasanya diikuti oleh berbagai elemen masyarakat.
Penyekatan menjadi bagian dari strategi cipta kondisi untuk mencegah gesekan di jalan, arak-arakan liar, atau tindakan provokatif yang dapat memicu kericuhan di ibu kota.
Selain penyekatan, Polsek Jatisampurna juga berkoordinasi dengan Polres Metro Bekasi Kota, TNI, dan Dishub untuk memastikan lalu lintas tetap lancar selama kegiatan berlangsung.
Langkah ini diapresiasi warga sekitar yang merasa lebih tenang karena potensi kemacetan dan gangguan keamanan dapat ditekan sejak dini.
“Kalau ada penyekatan seperti ini kami jadi lebih tenang. Tidak ada suara bising dan lalu lintas lancar,” ungkap Agus, salah satu warga setempat.
Polsek Jatisampurna memastikan kegiatan penyekatan dilakukan secara humanis, tanpa intimidasi, dan mengedepankan dialog jika ditemukan massa aksi yang melintas.
Dengan berakhirnya penyekatan pada pukul 11.30 WIB, situasi di wilayah hukum Polsek Jatisampurna dinyatakan aman, tertib, dan kondusif.
Baca Juga
Komentar