Polsek Bekasi Selatan Warning Pelajar: Judi Online Ancam Masa Depan Generasi Muda
Pena Insight
Kota Bekasi, 21 Juli 2025 – Judi online kini menjadi momok baru yang mengancam masa depan generasi muda. Melihat fenomena ini, Polsek Bekasi Selatan bergerak cepat dengan menggelar penyuluhan bertajuk “Dampak Judi Online di Kalangan Pelajar” di SMA Islam PB Sudirman, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
Kegiatan edukasi ini dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Bekasi Selatan, AKP Imam Prakoso, S.Sos., MH., didampingi Panit Reskrim, Ipda Hendra Setiawan, SE. Mereka menyampaikan peringatan keras tentang bahaya laten judi online yang saat ini kian marak menjangkiti pelajar di era digital.
“Judi online bukan sekadar melanggar hukum, tetapi juga menghancurkan masa depan pelajar. Dari kesehatan mental hingga hubungan sosial, semuanya bisa hancur hanya karena kecanduan judi online,” tegas AKP Imam Prakoso di hadapan para siswa dan tenaga pendidik.
Penyuluhan ini dihadiri ratusan siswa-siswi SMA Islam PB Sudirman yang antusias menyimak materi tentang dampak psikologis, finansial, hingga potensi pidana yang bisa menjerat pelaku judi online. AKP Imam menekankan pentingnya peran sekolah dan orang tua untuk terus memantau aktivitas anak-anak di dunia maya.

Senada, Panit Reskrim Ipda Hendra Setiawan, SE., mengingatkan para siswa agar tidak tergoda oleh iming-iming keuntungan instan dari praktik judi online. “Awalnya memang tampak menggiurkan, tapi pada akhirnya hanya membawa kehancuran mental, finansial, bahkan jeratan hukum. Jangan coba-coba!” ujarnya.
Menariknya, sebelum sesi penyuluhan bahaya judi online, Panit 2 Binmas Polsek Bekasi Selatan, Aiptu Gito Cahyono, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Jaka Setia, Aiptu M. Fathulloh, terlebih dahulu memberikan materi tentang Empat Pilar Kebangsaan. Nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika disampaikan sebagai fondasi membentuk karakter pelajar yang kuat.
Kegiatan terpadu ini merupakan upaya strategis Polsek Bekasi Selatan dalam mendukung pendidikan karakter dan mencegah tindak pidana yang melibatkan pelajar. Penyuluhan tersebut juga menjadi pengingat bahwa ancaman digital harus dilawan dengan literasi digital yang baik.
“Generasi muda harus punya filter kuat agar tidak mudah terjerumus. Edukasi semacam ini akan terus kami galakkan ke sekolah-sekolah lainnya di Bekasi Selatan,” imbuh AKP Imam Prakoso.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan penyuluhan ini dan berharap bisa dilaksanakan secara berkala. Kepala SMA Islam PB Sudirman mengapresiasi langkah Polsek Bekasi Selatan dalam membentengi siswa dari pengaruh negatif perkembangan teknologi.
Penyuluhan ini menjadi bukti nyata komitmen Polsek Bekasi Selatan untuk hadir di tengah masyarakat, melindungi dan membimbing generasi muda agar terhindar dari bahaya judi online sekaligus memperkuat nilai kebangsaan.
Baca Juga
Komentar