Polsek Bekasi Barat Lakukan Penyekatan Massa Anarko, Antisipasi Gangguan Keamanan Menuju Jakarta
Kota Bekasi — Polsek Bekasi Barat melaksanakan kegiatan pengamanan dan penyekatan terhadap pergerakan massa Anarko yang diduga hendak menuju wilayah Jakarta untuk menggelar aksi unjuk rasa, Senin (20/10/2025).
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipatif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Kota Bekasi agar tetap kondusif.
Penyekatan dilakukan di dua lokasi strategis, yakni Pos Pengamanan Sumber Arta di Jalan KH. Noer Ali, Kalimalang, Kelurahan Bintara Jaya, serta Stasiun Kranji di Jalan Jenderal Sudirman, Bekasi Barat.
Sejumlah personel diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan dan memantau aktivitas kelompok yang dicurigai sebagai bagian dari jaringan Anarko. Petugas juga melakukan dialog dengan sejumlah pemuda yang melintas menggunakan kendaraan roda dua maupun angkutan umum.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Bekasi Barat, AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH., yang turut memantau situasi di lapangan dan memberikan arahan kepada anggotanya.
“Penyekatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan situasi di wilayah Bekasi Barat tetap aman dan kondusif. Kami kedepankan pendekatan humanis, tetapi tetap tegas terhadap potensi pelanggaran,” ujar Wahyudi.
Menurutnya, pengamanan ini merupakan bagian dari operasi rutin kepolisian dalam mengantisipasi pergerakan kelompok yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota.
“Kami tidak melarang masyarakat beraktivitas, tetapi kami memastikan agar tidak ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi untuk melakukan tindakan merugikan,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, aparat kepolisian memeriksa sejumlah kendaraan dan barang bawaan pengendara yang dicurigai membawa atribut atau perlengkapan aksi. Pemeriksaan dilakukan dengan cara yang sopan dan sesuai prosedur.
Kapolsek menjelaskan, jajarannya juga berkoordinasi dengan pihak Polres Metro Bekasi Kota dan Polda Metro Jaya untuk memastikan tidak ada konsentrasi massa yang lolos menuju perbatasan Bekasi–Jakarta tanpa pengawasan.
Dari hasil penyekatan hingga Senin sore, tidak ditemukan indikasi pelanggaran yang signifikan. Petugas hanya memberikan imbauan dan pembinaan kepada beberapa kelompok pemuda agar tidak ikut kegiatan yang tidak memiliki izin resmi.
“Kami berikan edukasi dan ajakan agar anak-anak muda tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi mengganggu ketertiban umum,” tutur Wahyudi.
Polsek Bekasi Barat menegaskan bahwa langkah pengamanan ini bukan bentuk pembatasan kebebasan, melainkan upaya untuk melindungi masyarakat dan menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Masyarakat juga diimbau untuk segera melapor apabila melihat adanya gerakan mencurigakan atau potensi kericuhan di lingkungan masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, situasi secara umum dilaporkan aman dan terkendali. Tidak ada aksi unjuk rasa maupun konvoi besar yang melintas di jalur utama Bekasi Barat menuju Jakarta.
Kepolisian berharap, kolaborasi antara masyarakat dan aparat dapat memperkuat rasa aman di tengah situasi sosial yang dinamis menjelang akhir tahun.
“Kami akan terus hadir di lapangan untuk memastikan Bekasi Barat tetap menjadi wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warganya,” pungkas Kapolsek.
Baca Juga
Komentar