Polda Banten Galakkan Program Polisi Peduli Pendidikan, PJU Jadi Irup Serentak di Sekolah
Pena Insight
Serang, 10 September 2025 – Polda Banten meluncurkan program “Polisi Peduli Pendidikan” dengan langkah nyata: seluruh Pejabat Utama (PJU) ditugaskan menjadi Inspektur Upacara (Irup) di sekolah menengah atas dan sederajat di seluruh wilayah Banten, Senin (8/9/2025).
Program ini dipimpin langsung oleh Kapolda Banten, Brigjen Pol. Dr. Hengki, S.I.K., M.H., yang bertindak sebagai Irup di SMA Negeri 2 Kota Serang. Sementara itu, Wakapolda Banten Kombes Pol. Dr. Hendra Wirawan, S.H., S.I.K., M.H. menjadi Irup di SMA Negeri 1 Kota Serang.
Tak hanya itu, seluruh PJU Polda Banten juga serentak turun ke berbagai sekolah di seluruh wilayah hukum Banten. Kehadiran aparat kepolisian di lapangan menjadi simbol kedekatan Polri dengan dunia pendidikan.
Dalam amanatnya, Kapolda Banten menyampaikan pesan moral dan hukum kepada para pelajar. “Kepada para pelajar se-Banten, sampaikan aspirasi kalian dengan cara yang bermartabat dan sesuai norma hukum. Hindari kekerasan dan penyalahgunaan narkoba yang bisa merusak masa depan,” tegas Brigjen Hengki.
Ia juga menekankan pentingnya literasi digital. Para pelajar diminta lebih cerdas dalam menghadapi arus informasi dan teknologi. “Hadapi tantangan global dengan meningkatkan literasi digital, tekun belajar, dan manfaatkan perkembangan teknologi secara positif,” tambahnya.
Dari lokasi berbeda, Wakapolda Banten Kombes Pol. Hendra Wirawan menegaskan pentingnya sinergi antara sekolah, kepolisian, dan orang tua. Menurutnya, kolaborasi ini adalah kunci dalam membentuk generasi muda yang berkarakter.
“Kami mendorong sinergi kuat dalam menciptakan lingkungan kondusif bagi pelajar. Mari bersama membimbing generasi muda menjadi disiplin, berprestasi, dan jauh dari pengaruh negatif,” ujar Hendra.
Program ini tidak lahir tanpa alasan. Belakangan, marak aksi kerusuhan yang melibatkan pelajar di sejumlah titik di Banten. Melalui program “Polisi Peduli Pendidikan,” Polda Banten menghadirkan pendekatan cooling system agar situasi tidak bereskalasi.
Seluruh PJU yang hadir di sekolah juga menyampaikan materi edukatif serupa, yakni tentang pentingnya menaati hukum, menghindari kekerasan, menjauhi narkoba, serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana pengembangan diri.
Respon para siswa dan tenaga pendidik pun positif. Banyak siswa menyatakan bahwa kehadiran polisi langsung di sekolah memberikan motivasi baru dan memperkuat kesadaran hukum sejak dini.
Selain agenda upacara, program ini akan berlanjut secara rutin setiap hari Senin. Polri berharap konsistensi ini bisa menciptakan kultur kedisiplinan yang melekat pada generasi muda.
Ke depan, “Polisi Peduli Pendidikan” juga akan diperluas dengan kegiatan lain. Rencananya akan dibentuk klub hukum sekolah, program mentoring karir, hingga ekstrakurikuler berbasis karakter.
Menurut catatan, program ini juga sejalan dengan amanat Pasal 28C ayat (1) UUD 1945 yang menegaskan hak warga negara untuk memperoleh pendidikan dan mengembangkan diri demi kesejahteraan masyarakat.
Dengan langkah ini, Polda Banten berupaya meneguhkan peran Polri bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra pendidikan yang ikut membentuk karakter generasi penerus bangsa.
Baca Juga
Komentar