PMPH Hadiri HUT ke-5 Forum Batak Intelektual dan Peresmian LBH di Jakarta
Pena Insight
Jakarta, 26 Juli 2025 - Dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Forum Batak Intelektual (FBI), organisasi Perkumpulan Mahasiswa Peduli Hukum (PMPH) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah FBI dalam memperluas peran advokasi hukum melalui peresmian Lembaga Bantuan Hukum (LBH) FBI. Acara ini digelar di Hotel Whiz Prime, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (25/7/2025), dan berlangsung semarak penuh semangat kolaboratif antar organisasi pemuda dan pegiat hukum.
Acara ini turut dihadiri berbagai tokoh penting, mulai dari perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Polda Metro Jaya, unsur Muspida, hingga organisasi kemasyarakatan seperti Pemuda Pancasila, Laskar Merah Putih, dan GRIB. Hadir pula tokoh nasional seperti Dr. Anwar Fuady dan pengacara senior Razman Arif Nasution, yang juga dikenal sebagai sosok kontroversial namun berpengaruh dalam dunia hukum nasional.

Ketua Umum FBI, Leo Situmorang, S.H., M.H., menyampaikan bahwa ulang tahun kelima FBI bukan hanya momen perayaan, tapi sekaligus langkah strategis dalam memperluas jangkauan perjuangan organisasi, terutama dalam bidang bantuan hukum untuk masyarakat kecil. “Saya mandatkan seluruh pengurus DPC FBI agar menjadikan LBH ini sebagai garda terdepan dalam perjuangan keadilan rakyat,” tegasnya.
Ali Wardana, Ketua Umum PMPH, dalam sambutannya mengapresiasi konsistensi FBI dalam mengarusutamakan peran pemuda dalam advokasi hukum. Ia menyebut langkah pendirian LBH FBI merupakan bukti konkret peran generasi muda intelektual dalam menjawab tantangan ketimpangan hukum di masyarakat.
“Kami dari PMPH melihat ini sebagai bukti bahwa pemuda, khususnya dari kalangan intelektual Batak, hadir bukan hanya sebagai pengkritik, tapi juga sebagai pelaku perubahan melalui kontribusi nyata,” ujar Ali Wardana.
Peresmian LBH FBI ini menjadi simbol gerakan kolektif intelektual muda untuk membawa hukum lebih dekat kepada rakyat kecil, sekaligus menjadi ruang perjuangan sosial yang menjunjung nilai-nilai keadilan dan kesetaraan. Kolaborasi antarorganisasi hukum dan pemuda menjadi kekuatan baru dalam memperkuat pilar demokrasi dan supremasi hukum di Indonesia.
Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi lintas generasi dan organisasi yang memiliki kepedulian terhadap persoalan hukum, sosial, dan keadilan. Dalam atmosfer kebersamaan, seluruh pihak berkomitmen untuk menjadikan lembaga ini sebagai pusat pembelaan masyarakat, khususnya kelompok marginal.
Dengan hadirnya LBH FBI, diharapkan semakin banyak ruang hukum alternatif yang dapat diakses masyarakat kecil. PMPH dan FBI telah menegaskan bahwa generasi muda tidak sekadar menjadi penonton, melainkan pelaku perubahan dalam wajah hukum nasional yang lebih adil dan berkeadaban.
Baca Juga
Komentar