Patroli ke SPBU Jatiwarna, Polisi Jaga BBM Aman
Pena Insight
Kota Bekasi, 29 Juli 2025 — Di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat dan mobilitas kendaraan, keamanan dan kenyamanan pelayanan di SPBU menjadi perhatian serius. Untuk itu, Polsek Pondok Gede melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatiwarna melakukan patroli sambang ke SPBU di Jalan Raya Kodau, RT 005 RW 003, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Senin siang (28/7). Tujuannya jelas: memastikan pelayanan publik yang strategis ini berjalan aman, tertib, dan profesional.

Kegiatan patroli ini dipimpin langsung oleh Bripka Deddy Lesmana Situmorang, personel Bhabinkamtibmas yang dikenal aktif membina wilayah binaannya. Dalam kunjungannya, ia tidak sekadar hadir untuk mengecek situasi, tapi juga berdialog langsung dengan petugas keamanan dan karyawan SPBU, memberikan pembinaan tentang potensi gangguan keamanan serta pentingnya menjaga etika pelayanan.
“Kami imbau petugas security untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam sibuk. Dan kepada karyawan, pelayanan yang ramah dan profesional harus jadi prioritas,” ujar Bripka Deddy. Pesan ini menjadi refleksi atas masih banyaknya keluhan publik terhadap kualitas pelayanan di beberapa SPBU, khususnya dalam menghadapi lonjakan antrean atau gangguan teknis.
Lebih dari sekadar patroli, kegiatan ini merupakan langkah nyata membangun kemitraan antara polisi dan pihak swasta yang mengelola fasilitas vital. SPBU, sebagai infrastruktur penting distribusi energi, memiliki risiko tinggi jika pengelolaannya abai terhadap aspek keamanan dan pelayanan publik.
Dengan mengingatkan agar pihak SPBU tidak segan menghubungi Bhabinkamtibmas saat terjadi insiden atau kericuhan, Bripka Deddy menegaskan peran Polri sebagai mitra preventif, bukan sekadar penegak hukum. Inilah pendekatan humanis yang kini semakin ditekankan di lingkungan kepolisian: hadir sebelum masalah terjadi, bukan setelahnya.
Program patroli sambang ini juga menjadi cermin dari transformasi pelayanan publik yang lebih partisipatif dan responsif. Masyarakat pengguna SPBU merasa lebih tenang karena melihat ada koordinasi yang jelas antara pengelola SPBU dan aparat keamanan.
Selama kegiatan berlangsung, suasana terpantau aman dan tertib. Baik petugas SPBU maupun masyarakat pengguna jasa menyambut baik kehadiran polisi yang tidak hanya hadir saat ada pelanggaran, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom di titik-titik vital pelayanan publik.
Jika diterapkan secara konsisten, patroli sambang ke fasilitas-fasilitas umum seperti SPBU ini bisa menjadi model pengawasan sosial yang efektif. Bukan untuk mengontrol secara represif, tapi mendorong budaya pelayanan yang profesional dan sistem keamanan yang berbasis kolaborasi.
Dalam konteks Kota Bekasi yang kian padat dan kompleks, pendekatan seperti ini bukan lagi tambahan, melainkan kebutuhan. SPBU tidak boleh menjadi titik lemah dalam rantai pelayanan publik, dan peran aktif Bhabinkamtibmas seperti Bripka Deddy adalah bentuk konkret dari upaya negara hadir di titik-titik strategis kehidupan masyarakat.
Baca Juga
Komentar