Kota Bekasi Gelar Kerja Bakti Massal Serentak Peringati World Cleanup Day 2025
KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi bersama masyarakat melaksanakan aksi kerja bakti massal dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) 2025. Kegiatan ini berlangsung serentak di seluruh wilayah Kota Bekasi pada Sabtu (20/9/2025).
World Cleanup Day tahun ini mengusung tema “Menuju Indonesia Bersih 2029”. Pemkot Bekasi menindaklanjutinya melalui Surat Edaran Wali Kota Bekasi Nomor: 600.4/1490/DLH.TLPKLH sebagai panduan pelaksanaan aksi di tingkat kota.
Terdapat tujuh titik utama yang menjadi pusat aksi, antara lain Danau Duta Harapan, Hutan Kota Patriot Bina Bangsa, Alun-Alun M. Hasibuan, Jl. I Gusti Ngurah Rai, Jl. Ir. H. Djuanda, Jl. Jend. Sudirman, dan Jl. Chairil Anwar.
Selain lokasi utama, kegiatan juga dilaksanakan serentak di sekolah, perguruan tinggi, perkantoran, industri, rumah sakit, pusat perbelanjaan, pertokoan, serta lingkungan RT/RW. Dengan demikian, seluruh lapisan masyarakat dapat ikut terlibat.
Aksi ini diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bekasi, relawan kebersihan, komunitas lingkungan, dan warga masyarakat. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata semangat gotong royong dalam menciptakan lingkungan bersih dan sehat.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, hadir langsung memimpin apel pagi di Hutan Kota Patriot Bina Bangsa yang menjadi salah satu lokasi utama aksi kerja bakti. “Hari ini kita bersama-sama membersihkan lingkungan sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan kota. Bekasi harus menjadi kota yang nyaman, sehat, dan layak huni bagi seluruh warganya,” ujar Tri.
Tri juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang antusias bergabung dalam kegiatan ini. Menurutnya, momentum WCD harus dimanfaatkan untuk mengubah perilaku dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan.
Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Junaedi, turut hadir mendampingi Wali Kota. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kerja bakti ini sebagai rutinitas, bukan hanya kegiatan seremonial tahunan.
“Mari kita jadikan semangat World Cleanup Day ini sebagai gaya hidup sehari-hari. Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi seluruh elemen masyarakat,” tegas Junaedi.
Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kiswati, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga mendukung implementasi program Adipura. Ia mendorong semua pihak mengunggah dokumentasi aksi ke media sosial agar pesan kebersihan semakin luas menjangkau masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, hasil kegiatan kerja bakti akan dilaporkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan ditampilkan pada dashboard WCD Indonesia, menjadi bagian dari catatan kontribusi Kota Bekasi dalam aksi kebersihan global.
Masyarakat yang ikut serta tampak antusias. Mereka membersihkan sampah di saluran air, taman kota, hingga area publik yang sering menjadi titik penumpukan sampah.
Tidak hanya membersihkan, para peserta juga memberikan edukasi langsung kepada warga sekitar mengenai pentingnya memilah sampah, mengurangi plastik sekali pakai, dan menjaga kebersihan fasilitas umum.
Aksi ini diharapkan menumbuhkan kesadaran kolektif agar warga menjaga kebersihan tidak hanya pada saat kegiatan berlangsung, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Sinergi antara pemerintah, sektor swasta, komunitas, dan masyarakat diharapkan menciptakan lingkungan Kota Bekasi yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Dengan aksi serentak ini, Kota Bekasi menegaskan komitmennya menjadi salah satu kota terdepan dalam gerakan kebersihan dunia, sekaligus mendukung tercapainya target Indonesia Bersih 2029.
Baca Juga
Komentar