Ketegangan Memanas! Trump Klaim Rudal Iran Ancam AS dan Eropa
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyebut Iran tengah mengembangkan sistem rudal berbahaya yang dinilai berpotensi mengancam keamanan Amerika Serikat maupun kawasan Eropa. Pernyataan tersebut disampaikan Trump pada Selasa, 24 Februari 2026.
Dalam keterangannya, Trump menuding Teheran juga berupaya membangun kembali program nuklirnya, meskipun fasilitas nuklir Iran sebelumnya pernah menjadi target serangan Amerika Serikat.
Trump menegaskan bahwa pemerintahannya tetap mengutamakan jalur diplomasi untuk meredakan ketegangan. Namun demikian, ia tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan militer apabila pembicaraan terkait kesepakatan gagal mencapai hasil.
Menurut Trump, rudal yang dikembangkan Iran memiliki kemampuan yang dinilai berbahaya dan dapat mengancam pangkalan militer Amerika Serikat di berbagai wilayah, termasuk kawasan Eropa.
Di sisi lain, pemerintah Iran membantah seluruh tuduhan tersebut. Juru bicara Iran menyebut klaim Amerika Serikat sebagai “kebohongan besar” serta menegaskan bahwa negaranya tidak sedang mengembangkan misil jarak jauh maupun senjata nuklir.
Sebelumnya, Amerika Serikat berulang kali menyerukan agar Iran menghentikan aktivitas pengayaan uranium. Namun Iran terus menegaskan bahwa program nuklirnya bertujuan damai dan bukan untuk kepentingan persenjataan.
Ketegangan antara kedua negara kembali meningkat seiring perbedaan pandangan terkait keamanan regional dan program nuklir Iran yang hingga kini masih menjadi sorotan dunia internasional.
Baca Juga
Komentar