Kapolsek Bekasi Barat AKP Wahyudi Pastikan Aksi Buruh di Kranji Berjalan Kondusif
BEKASI KOTA — Polsek Bekasi Barat memastikan situasi keamanan di wilayahnya tetap kondusif selama pelaksanaan aksi unjuk rasa buruh yang melintas di kawasan Kranji, pada Kamis (30/10/2025). Pengamanan dilakukan secara humanis untuk menjaga ketertiban sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melintas di jalur tersebut.
Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi, S.H., M.H. turun langsung memimpin jalannya pengamanan dengan menempatkan personel di sejumlah titik strategis. Personel ditempatkan di titik kumpul massa, jalur lintasan utama, hingga perempatan padat arus lalu lintas.
Menurut AKP Wahyudi, langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab Polri dalam memastikan setiap kegiatan masyarakat, termasuk penyampaian aspirasi, dapat berjalan aman dan tertib tanpa mengganggu aktivitas publik.
“Kami melaksanakan pengamanan dan pelayanan secara maksimal agar kegiatan unjuk rasa berjalan damai, lalu lintas tetap lancar, dan masyarakat tetap merasa aman,” ujar AKP Wahyudi di lokasi.
Koordinasi lintas sektor juga dilakukan antara jajaran Polsek Bekasi Barat, Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, serta petugas Dinas Perhubungan. Upaya ini dimaksudkan untuk mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan di sekitar simpang Kranji.
Di lapangan, tampak petugas berjaga di sejumlah titik padat seperti Jalan Jenderal Sudirman, simpang Rawa Panjang, dan ruas utama yang menjadi jalur penghubung menuju Kantor Pemerintah Kota Bekasi.
Selain menjaga arus lalu lintas, aparat juga memberikan imbauan kepada pengendara agar tetap berhati-hati dan tidak melakukan manuver berbahaya di sekitar massa aksi.
AKP Wahyudi menyampaikan bahwa pihaknya menekankan pendekatan persuasif kepada para peserta aksi, termasuk memberikan pengawalan bagi kendaraan rombongan buruh yang melintas.
“Kami prioritaskan keselamatan bersama. Tugas kami bukan hanya mengamankan, tetapi juga melayani dan melindungi agar kegiatan masyarakat tetap berjalan normal,” jelasnya.
Sementara itu, situasi di lapangan dilaporkan berjalan tertib tanpa insiden. Massa aksi dari aliansi buruh yang melintas di wilayah Kranji bergerak dengan tertib menuju kawasan pusat kota untuk menyampaikan aspirasi terkait upah tahun 2026.
Petugas juga mengantisipasi potensi gangguan dengan menyiagakan kendaraan patroli dan tim pengurai kemacetan di titik-titik rawan kepadatan.
Hingga siang hari, seluruh kegiatan masyarakat di sekitar jalur aksi tetap berjalan seperti biasa. Aktivitas perdagangan dan transportasi umum tidak mengalami gangguan berarti.
Masyarakat yang melintas pun mengapresiasi kehadiran petugas yang mengatur arus lalu lintas dan membantu penyebrangan warga.
AKP Wahyudi menambahkan, pendekatan humanis akan terus diterapkan oleh jajarannya untuk menjaga hubungan baik antara kepolisian, masyarakat, dan para pekerja yang menyuarakan aspirasi.
“Kami ingin memastikan bahwa Bekasi Barat menjadi wilayah yang aman, tertib, dan damai. Semua pihak punya hak menyampaikan pendapat, dan tugas kami adalah menjaga agar hal itu dilakukan secara tertib,” tutupnya.
Pengamanan aksi buruh di Kranji berakhir sekitar pukul 13.00 WIB tanpa kendala. Jajaran Polsek Bekasi Barat kemudian melanjutkan patroli keliling untuk memastikan kondisi lalu lintas kembali normal sepenuhnya.
Baca Juga
Komentar