IWO Kota Bekasi Resmi Dilantik, Wali Kota dan DPRD Tegaskan Pers sebagai Pilar Demokrasi Daerah
KOTA BEKASI — Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Bekasi resmi memasuki babak baru kepengurusan setelah jajaran pengurus periode terbaru dilantik secara resmi. Prosesi pelantikan yang dirangkaikan dengan acara syukuran tersebut berlangsung khidmat namun penuh keakraban, menandai dimulainya amanah baru bagi insan pers digital di Kota Patriot. Kegiatan ini digelar pada Rabu (4/1/2026) di Griya Wulan Sari, Kecamatan Bekasi Selatan, dan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, legislatif, serta para jurnalis dari berbagai media.
Pelantikan Pengurus Daerah (PD) IWO Kota Bekasi dipimpin langsung oleh Ketua Umum IWO Pusat, Dwi Christianto, didampingi Sekretaris Jenderal IWO Pusat. Kehadiran pimpinan pusat ini menjadi simbol kuat legitimasi organisasi sekaligus penegasan komitmen IWO dalam menjaga profesionalisme dan marwah jurnalistik di era digital yang kian dinamis.
Dalam sambutannya, Ketua Umum IWO Pusat menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang harus dijalankan oleh para pengurus daerah. Ia mengingatkan pentingnya menjaga integritas organisasi serta menjalankan roda organisasi sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
“Hari ini kami selaku IWO Pusat bersama Sekjen telah melantik teman-teman pengurus daerah IWO Kota Bekasi. Pesan kami singkat dan tegas, jaga marwah organisasi IWO, jaga soliditas, dan jalankan roda organisasi sesuai dengan AD/ART yang telah disepakati,” ujar Dwi Christianto di hadapan para tamu undangan.
Ia juga menekankan bahwa tantangan jurnalisme online saat ini tidaklah ringan. Arus informasi yang begitu cepat, maraknya disinformasi, serta tuntutan publik terhadap transparansi menuntut wartawan online untuk semakin profesional, berimbang, dan beretika.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi IWO Kota Bekasi untuk melakukan konsolidasi internal sekaligus memperkuat peran jurnalisme digital yang berintegritas. Selain prosesi pelantikan, acara juga diisi dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan harapan agar kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan baik serta membawa organisasi ke arah yang lebih maju.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi atas peran strategis IWO sebagai mitra pemerintah daerah. Menurutnya, keberadaan pers, khususnya media online, memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini publik dan menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
“Pemerintah Kota Bekasi memandang insan pers, termasuk IWO, sebagai mitra strategis dalam pembangunan. Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang utuh, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat,” ujar Tri Adhianto dalam sambutannya.
Tri menegaskan, sinergi antara pemerintah dan insan pers sangat dibutuhkan untuk menciptakan iklim informasi yang sehat. Ia berharap IWO Kota Bekasi dapat terus menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Lebih lanjut, Tri juga mengajak IWO Kota Bekasi untuk berperan aktif dalam memberikan masukan konstruktif serta mengawal kebijakan publik. Menurutnya, kritik yang disampaikan secara objektif dan berbasis data justru menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Pers memiliki fungsi kontrol sosial yang sangat penting. Kami berharap IWO Kota Bekasi dapat terus mengawal kebijakan publik agar berjalan sesuai dengan kepentingan warga dan prinsip-prinsip good governance,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, menyatakan dukungan penuh terhadap keberadaan dan peran IWO di Kota Bekasi. Ia menilai organisasi wartawan memiliki posisi strategis dalam memperkuat demokrasi lokal, terutama melalui penyampaian informasi yang objektif dan berimbang.
“DPRD Kota Bekasi mendukung peran pers yang profesional dan beretika. Kami berharap IWO Kota Bekasi dapat terus menghadirkan pemberitaan yang objektif sekaligus menjadi jembatan aspirasi masyarakat kepada pemerintah,” ujar Sardi Efendi.
Menurutnya, komunikasi yang harmonis antara legislatif, eksekutif, dan media menjadi kunci agar berbagai program pembangunan daerah dapat dipahami secara luas oleh masyarakat. Dengan informasi yang transparan, masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan.
Pelantikan pengurus baru ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas jurnalistik online di Kota Bekasi. Di tengah perkembangan teknologi informasi, wartawan online dituntut tidak hanya cepat dalam menyajikan berita, tetapi juga akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.
IWO Kota Bekasi diproyeksikan menjadi wadah yang mampu memperkuat kapasitas dan kompetensi wartawan online, sekaligus menjaga etika profesi di tengah persaingan media digital yang semakin ketat. Soliditas internal organisasi menjadi modal utama untuk menjawab tantangan tersebut.
Acara pelantikan dan syukuran ini pun berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Kehadiran unsur pemerintah, legislatif, dan insan pers dalam satu forum menjadi simbol kolaborasi yang diharapkan terus terjaga ke depan.
Dengan dilantiknya pengurus baru, IWO Kota Bekasi diharapkan mampu melahirkan karya-karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga mencerahkan publik. Semangat baru ini menjadi modal penting bagi IWO untuk terus berkontribusi positif dalam pembangunan Kota Bekasi, sekaligus menjaga pers sebagai salah satu pilar demokrasi daerah.
Baca Juga
Komentar