Investor Besar Tambah Koleksi Saham GOTO di Tengah Rilis Laporan Keuangan
Pena Insight
Jakarta, 14 Agustus 2025 — Sejumlah investor besar atau investor kakap kembali menambah porsi kepemilikan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) bersamaan dengan momentum rilis laporan keuangan semester I/2025. Langkah ini diambil meski harga saham emiten teknologi tersebut mengalami tekanan.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham GOTO pada perdagangan terakhir tercatat turun 1,54% ke level Rp64 per lembar. Meski demikian, aksi akumulasi tetap terlihat dari sejumlah investor institusi dan individu dengan modal besar.
Penguatan kepemilikan investor kakap ini mengindikasikan adanya keyakinan terhadap prospek jangka menengah dan panjang GOTO. Beberapa analis menilai, meski kinerja keuangan semester I/2025 masih menantang, potensi pertumbuhan bisnis digital di Indonesia tetap menjadi daya tarik utama.
Sumber pasar modal menyebutkan, penambahan kepemilikan saham GOTO dilakukan oleh investor yang sebelumnya juga memegang saham dalam jumlah besar. Strategi ini disebut sebagai bentuk buy on weakness atau pembelian saat harga tertekan.
Laporan keuangan GOTO semester I/2025 menunjukkan adanya tekanan pada margin keuntungan, namun pendapatan perusahaan masih tumbuh dibanding periode yang sama tahun lalu. Faktor efisiensi dan ekspansi layanan menjadi sorotan dalam laporan tersebut.
Pengamat pasar modal menilai, aksi beli oleh investor kakap bisa menjadi sinyal positif bagi pasar. Namun, mereka juga mengingatkan investor ritel untuk tetap berhati-hati dan memperhatikan analisis fundamental sebelum mengambil keputusan investasi.
Secara teknikal, pergerakan harga GOTO dalam jangka pendek masih berada di area konsolidasi. Level support terdekat diperkirakan berada di Rp60 per lembar, sementara resistensi ada di kisaran Rp68–70 per lembar.
Sentimen terhadap saham teknologi di Indonesia saat ini turut dipengaruhi oleh dinamika pasar global, termasuk tren suku bunga dan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang menjadi bagian dari strategi GOTO.
Manajemen GOTO sebelumnya menegaskan komitmen perusahaan untuk mempercepat profitabilitas melalui optimalisasi biaya dan fokus pada layanan inti. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan pasar terhadap kinerja perusahaan di semester berikutnya.
Dengan aksi akumulasi oleh investor besar ini, saham GOTO berpotensi mengalami penguatan jika disertai perbaikan kinerja pada kuartal berikutnya. Namun, volatilitas pasar tetap menjadi faktor yang perlu diwaspadai oleh seluruh pelaku pasar.
Baca Juga
Komentar